Hukuman Mati Mary Jane Ditunda Filiphina Adakan Perayaan

Mary Jane.

Mary Jane.

PADANGTODAY.COM-Perayaan terhadap penundaan hukuman mati Mary Jane Veloso terlihat di Filipina, seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Ibunda Mary Jane, Celia, menyatakan bahwa penundaan itu adalah mukjizat dari Tuhan, yang telah mengabulkan doa mereka.

Di kota asal Mary Jane, Cabanatuan, sekitar dua jam perjalanan dari Manila, anggota keluarga lainnya menyatakan kelegaan mereka.

“Ini merupakan mukjizat. Kami amat gembira. Puji Tuhan,” kata bibi Mary Jane, Imelda Magday.

Sementara itu, pendeta Harold Toledano—yang menjadi pendamping keluarga Mary Jane—menyatakan, penundaan seperti kebangkitan kembali.

“Seperti seorang anggota yang sudah meninggal, lalu dibangkitkan lagi,” katanya kepada AFP.

Penundaan dilakukan menyusul munculnya bukti baru. Seorang perempuan di Filipina menyerahkan diri, mengaku bahwa ia telah menjebak Mary Jane untuk menjadi kurir narkoba.

Penundaan yang diumumkan 11 jam sebelum eksekusi itu pun disambut gembira di Filipina, sekalipun Jaksa Agung RI HM Prasetyo memastikan bahwa ini hanya penundaan, dan bukan pembatalan.

Bagaimanapun, Sekretaris Kabinet Filipina, Jose Almendras, menyatakan berduka untuk mereka yang dieksekusi, tetapi bersyukur bahwa eksekusi Mary Jane ditunda.

“Kini waktunya bagi kita untuk mengerjakan apa yang perlu dikerjakan,” katanya. “Departemen Kehakiman Filipina dan Kejaksaan Agung Indonesia akan bekerja sama sekuat mungkin untuk memberantas operasi sindikat yang mengangkut narkoba antarnegara dengan menggunakan kurir,” katanya.

(BBC Indonesia/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*