Ibrani Bakal Bertarung Rebut Kursi Senator

Padang-today.com – Sejumlah muka baru bakal muncul untuk maju sebagai bakal calon perseorangan untuk menjadi anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada Pemilu 2019.

Ibrani slah satu muka baru bakal maju menyatakan siap untuk ikut berkompetisi memperebutkan kursi DPD RI di Senayan, Jakarta. 

“Sudah lama mempersiapkan diri untuk maju sebagai sebagai anggota DPD Sumbar pada  pemilu 2019 nanti,”kata Ibrani Dt Tianso ketika dijumpai di Padang.

Untuk menjadi seorang Senator, lebih dulu harus diduduk visi misinya jangan terjebak dalam visi misi yang retorika. Bagi dirinya, yang menjadi visi misi dia untuk maju ke DPD tidak lain “Membela Daerah, Merawat NKRI demi Cita-cita Prokramasi”. “Berdasarkan tiga pokok pikiran ini lah saya berharap dapat dukungan dari masyarakat Sumbar untuk maju ke DPD,”ungkap Ibrani.

Ia menambahkan, meski baru mengenal jalur perseorangan untuk DPD itu, namun dirinya menjadi termotivasi, terlebih dengan tugas-tugas yang diemban oleh seorang Senator. 

“Makanya menurut pandangan saya, bahwa dalam UUD negara ini disusun dengan daerah besar dan kecil atau provinsi dan kabupaten atau kota yang diakui oleh negara. Untuk itu, sebagai kapasitas saya sebagai seorang niniak mamak dan seorang ahli hukum, saya bisa memberi kontribusi pada negara melalui kedudukan seorang Senator dari Sumbar,” imbuhnya.

Ibrani menyatakan, tidak masalah bila Leonardy Harmainy, Ema Yohana dan tokoh masyarakat Sumbar juga dikabarkan maju sebagai calon senator. Ini akan menjadi motovasi untuk bertarung,modal awal untuk maju pada pencalonan DPD kali ini sudah ada.

“Setidaknya ini bisa dilihat dari posisi saya sebagai niniak mamak dalam kaum. Setidaknya ada, sekitar 2.000 orang anak kemanakannya yang siap beri dukungan. Jumlah ini tentu belum termasuk dari daerah lain yang didapat dari jaringan yang saya buat,”katanya.

Ia menjelaskan, akan terus sosialisasi diri kepada segenap masyarakat Sumbar, terutama di Kota Padang yang menjadi basis pendukungnya.

“Saat ini sudah ada tim untuk memenangkan dan merebut kursi senator. Tim ini terus bergerak ditengah-tengah masyarakat agar meraih suara,”ungkapnya.

Kekalahan waktu mencalonkan sebagai anggota DPR-RI dari Partai Golkar akan menjadi cambut untuk terus berbuat serta merebut simpati masyarakat agar meraih suara dan bisa duduk di kursi senator.

“Kekalahan yang dihadapinya pada pemilu 2008 itu dikarenakan kurangnya sosialisasi diri pada masyarakat. “Hal itu saya maklumi karena, saya besar di tantau (Jakarta, red). Hanya hingga, kelas 1 SMP saja saja, di Padang, setelah itu saya ke Jakarta hingga tamat kuliah dan menjadi pengacara,”jelas Ibrani. 

Ketika ditanya soal syarat dukungan untuk calon yang minimal 2.000 dukungan. Itu tidak masalah sudah mempersiapkan sejak dini.

“Syarat ini sangat meringkan bagi para calon untuk mengumpulkan dukungan dari masyarakat Sumbar untuk maju sebagai bakal calon senator,”imbuh Ibrani.