Identitas Mayat Korban Pembunuhan di Simpang Panta Akhirnya Terungkap

Korban Pembunuhan DIsimpang Panta.

Korban Pembunuhan DIsimpang Panta saat dibawa ke RS Bayangkara Sumbar.

Advertisements

AGAM, PADANGTODAY.COM-Jajaran Kepolisian Resort Agam akhirnya berhasil mengungkap identitas mayat laki-laki yang di duga korban pembunuhan yang ditemukan pada Jumat (6/3) kemarin di Simpang Panta Pauh Kenagarian Matur Mudiak Kecamatan Matur.

Mayat Laki-laki dengan ciri-ciri rambut pendek, tinggi badan diperkirakan 182 centimeter dan bertubuh gemuk tersebut, diketahui bernama Bachtiar (45), yang merupakan warga Desa Rimbo malintang Kecamatan Rimbo Malintang Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau. Korban berprofesi sebagai supir mobil rental.

Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono melalui Paur Humas Aiptu Yan Prizal mengatakan, terungkapnya identitas mayat laki-laki
itu bermula setelah salah seorang dari pihak keluarga korban, yaitu Sukirman (37) yang curiga akan kepergian korban sudah memasuki 12 hari untuk mengantarkan Wanto (22) yang merupakan tetangganya ke Padang. Ditambah lagi, Sukirman mendapat informasi ketika membaca pada salah satu media online terkait penemuan mayat Di Matur dengan ciri-ciri yang hampir sama dengan anggota keluarganya, sehingga keluarga korban langsung mendatangi Mapolsek Matur untuk mencocokkan ciri-ciri anggota keluarganya itu dengan korban, dan ciri-ciri tersebut cocok sehingga pihak keluarga meyakini korban pembunuhan itu adalah Bachtiar yang selama ini meninggalkan rumah.

” Setelah mengetahui bahwa bachtiar menjadi korban pembunuhan, keluarga langsung menjemput korban di rumah sakit Bhayangkara Polda Sumbar. Namun keluarga terkejut ketika melihat wajah korban yang sudah membusuk dan dikerumuni belatung” ujar Kapolres Agam, AKBP Eko Budhi Purwono melalui Paur Humas Aiptu Yan Prizal, di Mapolres Agam, Kamis (12/3).

Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pelaku dari pembunuhan sadis ini. Serta meminta
keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga korban guna membantu pengembangan penyelidikan. Sementara itu, Jasad korban telah dijemput pihak keluarga dan lansung dibawa kekampung halamannya pada Kamis (12/3) dini hari pukul 02.00 WIB.

Yan Prizal mengungkapkan, ada temuan sejumlah keganjilan terkait penemuan jasad korban, seperti nomor Handphone dan kartu Rekening Bank Muamalat serta handuk yang sudah berlumuran darah dan dileher korban juga terdapat bekas jeratan, kuat dugaan korban dibunuh.

“Anggota kami sudah menyebar untuk memburu siap sebenarnya pelaku pembunuhan ini, Kami sudah tegaskan agar kasus ini menjadi prioritas, kita berharap pelakunya dapat segera tertangkap” tegasnya.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*