IHSG Menguat Lagi Seiring Sentiment Pasar Global

Ilustrasi Kenaikan Saham

Ilustrasi Kenaikan Saham

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat 0,25 persen atau 13,78 poin ke level 5.431,09. Indeks LQ45 juga dibuka menguat 0,33 persen atau 3,10 poin ke level 947,56.

Analis saham Ascend, Rowena Suryobroto, memperkirakan IHSG menguat lagi seiring sentiment pasar global namun rawan aksi profit taking setelah 4 hari berturut-turut menguat.

Di bursa regional, DJIA ditutup menguat 0,51 persen di 18,209.2. S&P500 positif 0,28 persen di 2,115.5. Nasdaq positif 0,14 persen di 4,968.1.

Bursa-bursa Eropa ditutup menguat. DAX 0,67 persen, FTSE 0,54 persen, CAC40 0,50 persen.

Nikkei dibuka positif namun langsung bergerak ke area merah 0,04 persen.

Minyak WTI di Pasar Nymex melemah 0,44 persen ke USD 49,3 per barel. Emas melemah 0,29 persen ke USD 1,197.3 per oz.

Wall Street dan bursa-bursa Eropa menguat seiring dengan keterangan Janet Yellen, pimpinan The Fed kepada Kongres, bahwa tidak ada kenaikan tingkat suku bunga sampai The Fed dan pelaku pasar yakin akan pemulihan ekonomi.

Sementara, Analis Woori Korindo, Reza Priyambada, menilai laju Rupiah kembali galau dengan menghabiskan waktu di zona merahnya setelah pelaku pasar kembali mentransaksikan USD seiring jelang pidato Gubernur The Fed. Pelaku pasar masih menunggu akan adanya kepastian dari The Fed terhadap penentuan waktu kenaikan suku bunganya.

Selain itu, pelaku pasar juga menantikan sikap dari Komisi Uni Eropa yang telah menerima proposal reformasi Yunani untuk perpanjangan bailout. Akibatnya laju Euro sedikit melemah dan USD pun kembali naik.

Laju Rupiah berada di bawah target level support Rp 12.825. Untuk sementara laju Rupiah kembali tertekan jelang pidato The Fed tersebut sehingga harapan pengutan lanjutan Rupiah kembali sirna.

“Tetap mewaspadai pelemahan lanjutan. Rp 12.876-12.860 (kurs tengah BI).”

(bim/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*