IKAPS Bedah Rumah Untuk Warga Miskin

Padang-today.com – Berbagi untuk setiap orang yang membutuhkan merupakan hal yang baik. Dengan adanya kepedulian dan ketulusan untuk sesama, perbedaan akan menjadi sumber kebahagiaan dan keharmonisan akan tetap hidup.

Untuk menunjukan kepedulian dan ketulusan dapat ditunjukan dengan banyak hal seperti berbagi sembako untuk orang-orang yang membutuhkan dan hidup dalam kekurangan, membantu siswa kurang mampu untuk pendidikan, dan membantu rumah tangga miskin.

Menjadi kegiatan yang selalu dilakukan oleh Ikatan Alumni Pelajar Sungai Limau (IKAPS), yang berkantor pusat di Jkarta kembali melakukan berbagi untuk warga yang membutuhkan.

Bagi pelajar yang pernah sekolah di Kecamatan Sungai Limau yang tersebar di seluruh Indonesia tergabung dalam IKAPS itu ikut berbagi sesma di wilayah Sungai Limau dan sekitarnya.

Pendiri IKAPS yang berdomisili di Jakarta, Bukhari mengatakan Keberadaan urang rantau, bisa memberikan kontribusi positif, baik dirantau, maupun bagi kampung halaman itu sendiri. Miskipun berjauhan ranah dan rantau, dengan adanya kepedulian sesama perantau dan dikampuang selalu sato sakaki dalam kebersaamaan itu.

“Ini yang ditunggu oleh warga dengan kondisi perekonomian sekarang yang sulit mereka minimal butuh kesehatan untuk berobat, dan butuh perlindungan untuk bertahan hidup dan butuh biaya pendidikan untuk kelangsungan pendidikan anak anak yang kurang mampu,” kata Bukhari, ketika dihubungi melalui ponsel selulernya Kamis (8/10).

Selain itu, IKAPS berupaya melanjutkan pembangunan  Masjid Raya Islamic Centre IKAPS yang berlokasi di Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau dengan anggaran sekitar Rp 9 miliar, dan anggaran yang dibutuhkan itu adalah hasil badoncek ranah dan rantau.

“Tepatnya pada hari Jumat (9/10) besok, IKAPS melakukan bedah rumah untuk warga yang betul betul kurang mampu di Nagari Pilubang,dan penyerahan kunci rumah yang diserahkan langsung oleh sekretaris IKAPS dari Jakarta,” kata dia.

Selain itu, kata Bukhari, setelah penyerahan kunci bedah rumah itu, dilanjutkan dengan menyerahkan bantuan kemanusian lainya yaitu membantu biaya pengobatan warga Gasang Gadang yang menderita penyakit Kangker atau Tumor Ganas.

Sementara ketua IKAPS Jayanis mengatakan, berbagai rencana atau program, baik untuk sosial kemasyarakatan maupun untuk pembangunan fisik sarana dan prasarana, maupun membentuk SDM yang ada di kampung telah teraplikasi dan terimplementasi dengan baik dan dapat dirasakan oleh warga yang mebutuhkannya.

IKAPS yang digagas oleh senior-senior pada tahun 2010 lau, telah melahirkan program kepedulian masyarakat ranah dan rantau. Embrio IKAPS terbentuk dengan perkumpul di inisiator oleh beberpa senior-senior yang ada di Jakarta.

Bentuk program nyata yang telah dilakukan menghidupkan mushalla dan masjid yang ada di kampung dengan mewujudkan Taman Pendidikan Alquran, seperti TPA dan TPSA. Hal ini telah dilakukan di beberapa daerah yang ada dikampung.

Selain itu, program utama IKAPS yaitu memberikan bantuan siswa atau pelajar yang meraih beasiswa dari almamater masing-masing siswa. Bantuan ini diberikan kepada MTS, MAN, SMP dan SMU dan beberapa sekolah yang ada di Sungai Limau, ada juga yang sifatnya spontanitas dengan memberikan bantuan pengobatan bagi warga yang menderita penyakit tumor ganas dan lainya.

Ia berharap, selain terjalinya komunikasi rantau dan ranah di kampung, kedepanya IKAPS dapat mewujudkan generasi muda yang islami dan memperkuat ukhuwah ranah dan rantau. (SugeR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas