Ikuti RDP dengan Komisi II DPRD, KONI Bahas Anggaran Jelang Porprov XV Sumbar

Ikuti RDP dengan Komisi II DPRD, KONI Bahas Anggaran Jelang Porprov XV Sumbar

Ikuti RDP dengan Komisi II DPRD, KONI Bahas Anggaran Jelang Porprov XV Sumbar

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota menargetkan perolehan peringkat tiga besar pada Porprov Sumbar ke-XV di Kota Pariaman November 2017 mendatang. Pelbagai persipan terhadap program kerja, terutama di bidang pembinaan atlit terus ditingkatkan untuk memenuhi target juara.

Perihal diatas menjadi arahan Ketua KONI Limapuluh Kota, Davis Emha, ketika melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD setempat, Senin (30/10) siang. “Disamping peningkatan pembinaan seluruh Cabor, kita juga ingin memacu peningkatan kapasitas kelembagaan di seluruh Cabor,” sebut Davis Emha di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II.

Rapat dengar pendapat tersebut, dihadiri unsur pimpinan, para ketua Cabor serta pengurus KONI Limapuluh Kota. Kemudian, dari Komisi II, hadir Ketua, Muhammad Ridho Illahi, beserta para anggota komusi lainnya. Adapun dari unsur pemerintah daerah, hadir Kabid Olahraga Dinas Pariwisata, Ismail.

Guna mencapai target kerja tersebut, dijelaskan Davis, KONI saat ini tengah dihadapkan berbagai kendala, terutama di bidang anggaran. Apalagi, kini berdasarkan peraturan KONI Sumbar, setiap atlit di masing-masing Cabor yang diutus mengikuti Porprov XV, diwajibkan mengikuti kualifikasi Pra-Porprov.

“Karena itu, kami meminta agar Komisi II bersama pemerintah daerah dapat mencarikan langkah-langkah, untuk memenuhi kebutuhan dana untuk menghadapi persiapan Pra-Porprov dan Porprov tahun ini. Sebab, anggaran kita di KONI untuk pelaksanaan kegiatan dan pembinaan atlit makin berkurang setiap tahun,” sebut Davis.

Ia menjelaskan, pada 2017 lalu, DPRD bersama Pemkab hanya menganggarkan hibah untuk KONI sebesar Rp700 juta. Dana tersebut, terbilang minim dibanding tahun 2016 silam, untuk melakukan pembinaan terhadap 35 cabang olahraga. Ditambah lagi adanya rencana pemangkasan anggaran untuk Porprov di Bidang Olahraga Dinas Parpora pada penyusunan RAPBD-P dan RAPBD 2018 mendatang.

Kondisi tersebut dikhawatirkan bakal menghambat kinerja, target juara serta perolehan medali yang sudah dipasang KONI Limapuluh Kota. Termasuk apabila nilai bonus bagi para atlit berprestasi dikurangi, maka akan membuat para atlit Limapuluh Kota, berpindah atau lari ke daerah lain. “Padahal, Limapuluh Kota, adalah sarangnya para atlit berprestasi,” tutur Davis.

Mendengar pemaparan Davis, Ketua Komisi II M Ridho Illahi berikut para anggota komisi lainnya, berjanji akan mencarikan solusi terhadap kelangsungan target kerja KONI Limapuluh Kota. Ridho, meminta KONI dapat membuatkan laporan permasalahan serta kebutuhan anggaran secara tertulis menghadapi Porprov, agar dapat menjadi bahan pertimbangan bersama Bangggar DPRD.

“Yang jelas, seluruh masukan informasi dari KONI, nanti kita bawa ke rapat anggaran, agar menjadi bahan pertimbangan. Kami juga minta kepada pemerintah, khususnya Disparpora memberikan RKA serta DPA terhadap kebutuhan yang riil, untuk nanti kita carikan jalan keluarnya,” sebut M Ridho Illahi.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*