Impikan Satu Milyar, BKM Saraso Payobasuang Latih Anggota

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Semangat Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Saraso Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur, tetap tinggi untuk memajukan pembangunan di kelurahan setempat. Anggota BKM tak kendur semangatnya, meski ada isu kalau kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan bakal hapus dalam tahun ini.

Selama tiga hari, bertempat di aula Kelurahan   Payobasung, BKM menggelar acara Pelatihan Penguatan dan Pengembangan Usaha seluruh perwakilan dan relawan BKM yang ada di Payobasung, total 60 peserta. Pelatihan dimaksud ditutup Lurah Irwan Suwandi, Kamis (19/2).

Koordinator Forum Koordinasi BKM se-Kota Payakumbuh, Risman Mansyur yang hadir dalam kesempatan itu mengajak peserta untuk tetap optimis terhadap keberlangsungan program PNPM Mandiri pasca pergantian kepemimpinan nasional.

”Dari sejumlah publikasi media, program PNPM Mandiri Perkotaan tidak akan dilanjutkan, termasuk kontrak Faskel yang kabarnya hanya sampai bulan April nanti.  Tapi, saya yakin program ini akan berlanjut, dengan sebutan berbeda.  Atau induk kementeriannya bertukar,” ujar Risma.

Dikatakan, program PNPM yang selama ini berjalan harusnya sudah bisa membuat masyarakat yang tergabung dalam kelompok swadaya masyarakat (KSM) menjadi mandiri, sehingga tidak tergantung lagi pendampingan dari pemerintah melalui fasilitator kelurahan (Faskel) dalam menjalankan kegiatannya. KSM Payobasung, katanya, sudah mampu berjalan lebih baik dan diyakini akan cepat berkembang.

Nada yang sama juga disampaikan, Arif Rambe, Fasilitator PNPM di Kelurahan Payobasung, Ia  membangun optimisme warga agar mampu menggerakkan berbagai program PNPM yang selama ini dijalankan secara mandiri.  Payobasung termasuk kelurahan yang akan menikmati program Peningkatan Penghidupan Masyarakat berbasis Komunitas (PPMK) yang merupakan kelanjutan dari pelaksanaan PNPM Mandiri Perkotaan.

”Kelurahan kita dinilai cukup baik dalam pelaksanaan program PMPN Mandiri Perkotaan selama ini, sehingga termasuk prioritas mendapatkan program PPMK. Jika dulu dana yang kita kelola baru Rp.100 juta, sekarang ditingkatkan hampir mencapai Rp 150 juta. Jika perjalanan baik, bisa saja tahun berikutnya kita dipercaya mengelola dana satu milyar”, terang Arif.

Harapan serupa disampaikan Lurah Payobasung, Irwan Suwandi. Pihaknya mengingatkan agar dana pemerintah yang dikelola oleh BKM melalui KSM dapat dikelola secara baik.

”Jika kita mampu mengelola dana itu dengan baik kemudian memakai prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam mengelolanya, saya yakin impian dana satu milyar yang disampaikan Faskel tadi bisa kita dapatkan dalam waktu dekat.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas