Indahnya Kebersamaan

Alumni SMP-1 Sei Limau Angkatan 1987 Tingkatkan Kepedulian sesama

Padangpariaman, Padang-today.com__Semuanya ingin bersua kembali setelah 30 tahun meninggalkan sekolah tercinta. Mereka ingin melepas rindu, berbagi cerita, sekaligus ingin kembali mengulang canda dan tertawa lepas tanpa beban seperti masa sekolah dulu.

Momen itu sejatinya adalah rajutan kepedulian, kebersamaan dan kebahagiaan. Namun tidak sepenuhnya demikian bagi Agus Nelly salah seorang Alumni SMP 1 1987 Sei Limau yang hidup dibawah garis kemiskinan ini merasaharu dan sedih, selain terlambung gembira dengan kehadiran sahabat sahabat lamanya ketika berpakaian putih biru menjambangi rumahnya di Sei Sirah, Kecamatan Pilubang Kabupaten Padangpariaman, dia juga merasa amat sedih dan haru karena begitu tingginya tingkat kepedulian Alumni SMP 1 1987 Sei Limau terhadap dirinya.

“ saya tidak bisa berucap banyak atas kepedulian teman-teman menyempatkan diri untuk dapat melihat kehidupan keluarga saya ini, biarlah air mata ku ini menjawab semua tentang kebersamaan kita ini, “ kata Agusnelly, sabtu 06-01-2018 di kediamanya Sei Sirah Pilubang.

Meski tidak bisa ikut acara yang telah di program oleh SMP 1 Sei Limau, jelas Agusnelly, ia telah bersyukur dan berterimakasih apa yang telah dibuat dan telah dilaksanakan oleh kawan-kawan se Alumni SMP 1 Sei Limau.

“ Kami sekeluarga mengucapkan terimkasihg kepada kawan kawan dan selalu bersyukur apa yang telah di perbuat oleh Alumni SMP 1 Sei Limau ini, miskipun kami tidak bias ikut secara proaktif dalam program tersebut, kata dia.

Walau tidak bisa ikut acara, Agus Nelly mengaku sungguh terenyuh dengan program-program spontan yang telah dan Insya Allah akan terus dilakukan oleh alumni SMP 1 angkatan 87 Sei Limau. Bagi Agusnelly dan seluruh rekan-rekan alumni seangkatannya, momen pertemuan langka ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk berbagi cerita dan kepedulian untuk sesama. Dia ingin alumni angkatan ini membuat program-program mulia yang dilandasi power of true love terhadap sesama. Tanpa membedakan harta, pangkat, dan kasta.

Nur Avilla Amir yang ditunjuk oleh kawan-kawan se-angkatan sebagai pemrakarsa dan ketua Alumni SMP 1 A-1987 mengatakan, momen pertemuan kali ini yang bertemakan “ Berbagi Kasih dengan Sesama di Tengah Keterbatasan” dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk mengujungi kawan kawan se angkatan yang hidupnya dibawah garis kemiskinan untuk dapat bangkit dan keluar dari belenggu kemiskinan tersebut, salah satu bentuknya dengan menyalurkan bantuan modal kerja dan bantuan dana lainnya untuk biaya perobatan bagi yang sakit parah.

Baru baru ini, jelas Nur avila Amir, program Alumni SMP 1 Sei Limau angkatan 1987 yang telah berjalan diantaranya Program dari ‘Kita Untuk kita’. Program tersebut lahir dari lubuk hati kawa-kawan yang cukup peduli akan temannya yang masih hidup dari keterbelakangan.

Sebut saja Akmal (51) duda empat anak ini, jelasnya, setela musibah gempa 30 September 2009 lalu menimpa keluarganya, Akmal tersebut mengalami kegoncangan kejiwaan dengan meninggalnya tiga orang anak dan istrinya di timpa rumah yang ia huni pada saat gempa tersebut.

“ Bencana Gempa yang melanda kawan kami ini memanggil nurani sekumpulan alumni dari SMP-1 Sei Limau Angkatan 1987 untuk membantu meringankan penderitaan korban,” kata Nur Avilla yang akrap disapa Incim Villa.

Selain itu, program-progam yang telah dituangkan dalam kesepakan bersama, yaitu program pengajian bulanan dengan mengunjungi rumah kerumah kawan-kawan, program kematian, program sakit, dan program sosial lainnya.

Di koordinir oleh Maslinda Rozza, Afdi Yenny Asmal, Desmiyati, Syafrial Suger, Darisman Koto bantuan diserahkan langsung ke Agus Nelly, di Sei Sirah, Almarhum Jepri dan Buyung Kenek di Pasir Baru Kenegarian Pilubang.

Kepedulian tersebut diserahkan dalam bentuk bantuan uang yang dikumpulkan secara sukarela dari rekan rekan mereka yang sebagian besar berprofesi sebagai ASN, Wiraswasta, BUMN, dan lainnya.

Darisman Koto yang ikut mendampingi rekan-rekannya itu meberikan apresiasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan oleh kawan-kawannya. “Alhamdulillah dengan kebersamaan ini aka terajut dan terjalin rasa tingkat kepedulian yang tinggi terhadap sesame,” kata Darisman.

Desimiyati yang akrab dipanggil Ici tayang ini langsung menyeletuk pembicaraan Darisman, kawan-kawan kita di A-1987 ini ada yang begelut di Kepemerintahan yaitu di bidang ke sosialan, yakni Dinsos Pemkab Padangpariaman, jelasnya.

Dengan adanya program-program Alumni SMP 1 Angkatan 1987 tersebut, terang Ici, alangkah bagusnya digandengkan dengan program yang ada di Dinas Sosial Pemkab Padangpariaman. Gelak tawa kawan-kawan se-angkatan nya bergema, seakan menghancurkan gedung pencakar laggit. Kenapa tidak, mugkinkah program kepedulian social dari Alumni dapat digandengankan dgan program-program yang telah digulirkan pemerintah. Semuanya itu tergantung dari niat hati yang tulus dalam meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama umat. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*