Indonesia Bakal Menjadi Tuan Rumah Acara Forum Ekonomi Dunia Asia Timur Pada April 2015

Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi.

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Indonesia bakal menjadi tuan rumah acara Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) Asia Timur pada April 2015. Indonesia dipilih menjadi tuan rumah lantaran dua pertimbangan yakni jumlah populasi terbesar ke-4 di dunia dan sebagai anggota G20 yang pertumbuhan ekonominya melesat.

Direktur Senior Asia-Pasifik World Economic Forum Sushant Palakurthi Rao mengatakan, acara ini digelar untuk meningkatkan kerja sama regional.

“Pentingnya memperkaya dialog untuk meningkatkan kerja sama regional dan keputusan penting dalam mengakselerasi pembangunan sosial ekonomi,” ujar Sushant di Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta Pusat, Rabu (18/2).

Sushant mengklaim membawa sejumlah pimpinan senior di bidang bisnis, politik, masyarakat sipil dan akademis di kawasan Asia Pasifik. Pertemuan ini bakal dipimpin oleh beberapa Co-Chairs termasuk Direktur Eksekutif Grup Lippo dan Global Shaper John Riady, Chief Executive Officer PT Bank Mandiri Budi Gunadi Sadikin dan Direktur Jendral Organisasi Internasional dan Migrasi (IOM) William Lacy Swing.

Pemerintah melihat, banyak keuntungan yang didapat Indonesia menjadi tuan rumah penyelenggaraan Forum Ekonomi Dunia yang digelar April 2015. Salah satunya peluang memperluas jaringan investasi dengan negara lain menjadi terbuka lebar.

Hal itu diungkapkan Dirjen Kerjasama Perdagangan Indonesia (KPI) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Bachrul Chairi.

“Indonesia sebagai tempat penyelenggaraan itu menjadi positif ya. Harapan kita, Indonesia bisa mentrack investasi dan usaha dagang mereka. Itu salah satu sisi positifnya,” ujar Bachrul di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (18/2).

Forum ini juga bisa dijadikan ajang untuk Presiden Joko Widodo ‘jualan program dan proyek’ yang menarik minat investor asing. Seperti yang kerap dilakukan Presiden di depan CEO dan investor dalam negeri.

“Pak Presiden juga dapat menyampaikan ruang lingkup apa saja yang dibutuhkan kepada mereka,” ujar Bachrul.

“Tentunya kita berharap dengan presiden langsung menyampaikan kepada CEO-CEO tersebut, mereka bisa berkarir sampai berinvestasi di Indoensia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang akan datang,” ucapnya.

(noe/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*