Indonesia Sudah Tepat Mengembangkan Pesawat Komersial

ilustrasi

ilustrasi

PADANGTODAY.COM – Menurut pengamat penerbangan Dudi Sudibyo, Indonesia sudah tepat mengembangkan pesawat komersial bermuatan 19 orang seperti yang sedang dikembangkan saat ini oleh PT Dirgantara Indonesia (DI) yakni N-219.

“Indonesia lebih tepat mengembangkan pesawat N-219. Sebab, agar daerah-daerah kecil juga bisa dijangkau. Misalnya, penerbangan dari Yogyakarta ke Cilacap,” ujarnya

Lebih jauh, Dudi juga menjelaskan bila pasar untuk pesawat perintis komersial di Indonesia masih sangat potensial. Sehingga, dirinya mengapresiasi langkah pemerintah untuk mengembangkan pesawat jenis ini.

“Memang sudah langkah yang tepat dilakukan. Potensinya saya pikir juga bagus daripada bermain untuk pesawat yang besar. Kemahalan nanti kayak N250,” katanya.

Sebagaimana diketahui, pesawat mini jenis N-219 ini merupakan pesawat khusus untuk transportasi antarkota dengan jarak tempuh 200 kilometer. Rencananya, pesawat ini akan diproduksi masal tahun depan.

“Saat ini progressnya dalam tahap penelitian. Harapan saya di Agustus ini pas Hari Teknologi Nasional, produk itu sudah menjadi roll out. Roll out ini, produk tersebut sudah menjadi pesawat. Tinggal uji coba terbang. Setelah uji coba terbang, di akhir 2015, harapan saya sudah menjadi mendapatkan sertifikat. Kalau sudah mendapatkan sertifikat, berarti tahun 2016, sudah bisa diproduksi,” papar Menristekdikti M. Nasir  saat diwawancarai  di kantornya, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek), Jakarta.

Dengan bangga dirinya mengakui jika pesawat buatan Indonesia ini, sudah melakukan studi pasar. Hasilnya, 200 unit pesawat akan diproduksi sesuai dengan pesanan.

“Peminatnya ada dari, Sriwijaya Air, Trigana Air, Susi Air. Ini kan pesawat perintis jumlah penumpang 19 orang. Keunggulannya tidak butuh landasan panjang cukup 550 meter,” ujarnya.

(bbo/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*