Ingin Sumbar Maju, WP Segara Bayar Pajak

Kepala Kanwil DJP Sumbar Jambi Ismiransyah M Zain saat berdiskusi dengan wartawan Sumbar, Jumat (6/3).

Kepala Kanwil DJP Sumbar Jambi Ismiransyah M Zain saat berdiskusi dengan wartawan Sumbar, Jumat (6/3).

Advertisements

PADANG, PADANGTODAY.COM-Ingin Sumbar maju dan sejahtera, semua wajib pajak harus bayar pajak tepat waktu.

“Masalah pajak ini memang sangat rumit, padahal bila kita sadar sangat banyak keuntungan yang akan didapat bila wajib pajak memenuhi kewajibannya tepat pada waktunya untuk membayar. Salah satu keuntungan, masyarakat Sumbar bakal sejahtera,” ujar Kepala Kanwil DJP Sumbar Jambi Ismiransyah M Zain saat berdiskusi dengan wartawan Sumbar, Jumat (6/3).

Katanya, hingga saat ini kesadaran masyarakat membayar pajak masih rendah. Buktinya, hingga saat ini ada sekitar 500 miliar tunggakan pajak untuk wiayah Sumbat Jambi. Ini menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Barat dan Jambi. Agar target pembayaran pajak di tahun 2015 dapat tercapai, maka Kanwil DJP Sumbar-Jambi akan melakukan berbagai hal, termasuk bertindak galak.

“Media memiliki ‘senapan’ yang cukup kuat untuk membantu kami. Untuk menyadarkan wajib pajak membayar pajak kami sangat membutuhkan peran media, karena media memi­liki senjata ampuh untuk me­dukung hal tersebut. Dengan adanya bantuan media, kita berharap pembayaran pajak atau peningkatan kesadaran membayar pajak meningkat,” jelasnya.

Menurut putra Pariaman yang telah melalang buana dinas di berbagai daerah di tanah air, kesadaran masyarakat Jawa dan Jambi di dalam membayar pajak, jauh lebih baik ketimbang kesadaran masyarakat Sumatera Barat. “Ini ujian bagi saya sebagai orang asal Sumbar,” katanya.

Ismiransyah menuturkan beberapa faktor yang membuat kesadaran wajib pajak (WP) kurang seperti masih kurangnya dukungan pemerintah, serta dukungan dari partai politik. “Bukan tidak ada dukungan dari pihak-pihak tersebut, cuma masih kurang menyinggung soal pajak, dan penting membayar pajak. Jadi elemen-elemen yang dekat dengan masyarakat seperti Pemerintah, Parpol serta media kita rasa mampu menggenjot wajib pajak untuk jujur dalam membayar pajak,” ujarnya.

Dipaparkan, capaian pungutan pajak Kanwil DJP Sumbar-Jambi tahun 2014 sebesar Rp6,2 triliun. Sedangkan target tahun lalu Rp7,7 triliun. Lima sektor penyumbang pajak terbesar, yakni, sektor industri pengolahan 20 persen , sektor perdagangan besar dan kecil 17 persen, sektor pemerintahan 16,5 persen, sektor konstruksi 12,5 persen dan sektor jasa 9,5 persen atau Rp594 miliar.

Dijelaskanya, kerja sama dengan media mampu melahirkan ide-ide yang baik untuk menggenjot kesadaran wajib pajak. Bukan tidak mungkin jika ada pihak-pihak yang memiliki kesadaran yang cukup tinggi dalam membayar pajak akan diberikan peng­hargaan. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*