Inilah Cara Mengolah dan Memilah Sampah Yang Menguntungkan

Titin Masfetrin Pegawai Bapedalda Kota Padang saat sosialisasi kepada warga tentang pengelolaan sampah di Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (19/2).

Titin Masfetrin Pegawai Bapedalda Kota Padang saat sosialisasi kepada warga tentang pengelolaan sampah di Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (19/2).

Advertisements

PADANG, PADANGTODAY.com-Sampah tak selalu menjadi musuh. Dengan beberapa kiat, sampah justru sangat menguntungkan.

Seperti yang disampaikan Titin Masfetrin dari Bapedalda Kota Padang saat sosialisasi kepada warga tentang pengelolaan sampah di Banda Buek, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kamis (19/2).

“Kita dapat melakukan pemilahan terhadap sampah rumah tangga. Lalu dikelola bersasarkan jenisnya,” kata Kepala Bidang Pengembangan Komunikasi dan Kelembagaan Lingkungan (PK2L) Bapedalda ini.

Ia menjelaskan, untuk sampah organik diolah dengan komposter dan lubang biopori yang nantinya menghasilkan pupuk organik. Sedangkan sampah anorganik, seperti plastik dan kertas dapat dimasukkan di bank sampah untuk nantinya didaur ulang.

Menurut Titin, jika pemilahan sampah ini dilakukan masyarakat dari setiap sampah rumah tangga yang dihasilkan, maka efektif mengurangi tumpukan sampah di Kota Padang. Sebab dari sekitar 90 ton sampah di Kota Padang, 60 persen merupakan sampah rumah tangga.

“Dengan pengelolaan sampah rumah tangga mulai dari rumah dan di bank sampah, maka hanya sekitar 20 timbunan sampah rumah tangga yang ke TPS,” jelasnya.

Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri Camat Lubuk Kilangan Syafwan, Lurah Banda Buek Nurmis Yacub dan pengelola bank sampah setempat serta pengurus RW, RT dan masyarakat.

Camat Syafwan menyampaikan himbauannya melalui pengurus RT dan RW agar masyarakat melakukan pemilahan sampah dari rumah masing – masing.

”Diharapkan RW dan RT menyosialisasikan hal ini kepada warga,” ujarnya.

Menurut Syafwan, pemilahan sampah ini, selain mengurangi timbunan sampah di lingkungan, warga juga mendapatkan alternatif penghasilan darinya.

“Jika pemilahan sampah ini kita kakukan dan sudah menjadi budaya di masyarakat, maka lingkungan kita akan bebas dari sampah. Dan program Padang Bersih cepat terwujud,” imbuhnya.(dil/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*