Inilah Preview Semen Padang vs Arema

Logo Semen Padang vs Arema.

Logo Semen Padang vs Arema.

Advertisements

PADANG, PADANGTODAY.com-Laga hidup mati akan tersaji Rabu ini di Stadion H. Agus Salim Padang, Semen Padang akan menantang Arema demi satu tiket ke babak semifinal ISL 2014.

Semen Padang baru saja menderita kekalahan tipis 1-0 atas Persipura yang membuat mereka harus tergusur dari pemuncak klasemen grup K delapan besar. Saat ini Semen PAdang memiliki poin sembilan dari lima kali bermain membuat Semen Padang harus memenangi pertandingan bila ingin lolos ke semifinal. Selalu memenangi pertandingan kandang di delapan besar membuat tim yang berjuluk Kabau Sirah ini optimis meraup tiga poin dari Singo Edan meski di musim regular lalu Semen Padang harus menyerah di tempat yang sama.

Kualitas finishing dan kecepatan yang dimiliki oleh Osas Saha dan partnernya Nur Iskandar harus diwaspadai oleh lini belakang Arema, keduanya bahkan sudah membuktikan diri dengan membobol gawang Singo Edan di Kanjuruhan di musim regular dan pada pertandingan pertama babak delapan besar.

Esteban vizcarra dan Hendra Bayauw tidak boleh dilupakan perannya dalam membangun serangan dari sayap serta memberikan tusukan ke jantung pertahanan lawan. Umpan-umpan lob langsung dengan bola ditempatkan di belakang garis pertahanan menjadi spesialisasi Osas Saha juga patut dicermati bila anak asuh Suharno ingin pulang membawa poin. Tercatat di babak delapan besar ini, Osas Saha mencetak 3 gol dengan skema seperti itu.

Arema sendiri datang ke Padang dengan konfidensi tinggi bermodal kemenangan 4-0 atas Persela. Memuncaki klasemen dengan 10 poin hasil tiga kali menang, satu kali imbang dan satu kekalahan membuat Singo Edan berada di pole position perebutan tiket delapan besar grup k.

Hasil seri memang sudah cukup bagi Ahmad Bustomi dkk untuk menggenggam tiket ke babak semifinal, tetapi bermain bertahan dan berharap hasil imbang bisa menjadi boomerang. Dari tiga pertemuan melawan Semen Padang bisa dibilang jika Arema selalu kesulitan. Garis pertahanan rendah yang dipasang Jafri Sastra membuat Suharno harus memutar otak untuk menembusnya.

Pola 3-5-2 yang selalu dipakai Suharno di 2 pertandingan away Arema di babak delapan besar tampak belum menuai hasil yang maksimal. Hasil imbang melawan Persela dan kekalahan dari Persipura menunjukkan perlunya peningkatan yang signifikan di area pertahanan bila Singo Edan ingin memainkan pola ini.

Dengan Persipura yang diatas kertas bisa menggatasi Persela di Lamongan, maka mau tidak mau Kabau Sirah harus all out memburu 3 poin. Singo Edan harus waspada untuk menjinakkan Semen Padang sekaligus amankan tiket ke semifinal.(dil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*