Inilah Strategi BRAU Hadapi Anjloknya Harga Batu Bara

strategi-brau-hadapi-anjloknya-harga-batu-baraJakarta, PADANGTODAY.com – Anjloknya harga komoditas batu bara internasional membuat perusahaan tambang dalam negeri harus memutar otak dan mencari strategi tidak hanya untuk bertahan tapi juga bisa meraup untung.

PT Berau Coal Energy Tbk (BRAU) mengaku terus melakukan efisiensi dan diversifikasi bisnis agar penurunan harga batu bara tidak merugikan perusahaan. Salah satu yang dilakukan adalah efisiensi penggunaan minyak atau bahan bakar.

“Operating company kita masih positif, kita efisien konsumsi fuel. Tahun ini turun sekitar 5 persen dari tahun lalu. Alat alat berat juga memberikan penurunan penghematan signifikan,” ucap Direktur Utama BRAU, Amir Sambodo saat konferensi pers di Sampoerna Strategy Square, Jakarta, Rabu (6/8).

Selain itu, BRAU juga melakukan diversifikasi usaha dengan membangun pembangkit listrik. “Kita sudah melakukan studi masuk power plant. Situasi pasar ketat sekarang ini. Kita mempertahankan margin efisiensi semaksimal mungkin. Cost produksi yang pertama, kemudian renegosiasi dengan kontraktor mendapat rate terbaik. Bekerja sama dalam situasi pasar kurang ini, agar sama sama bisa tetap tumbuh,” tegasnya.BRAU makin gencar mencari pasar ekspor baru. Meski begitu Amir berjanji tetap mengutamakan pelayanan terhadap pelanggan baik dalam maupun luar negeri.

“Kita tetap melakukan pelayanan pelanggan utama dalam negeri maupun pasar China, Taiwan, Jepang dan India. Penetrasi pasar baru, walaupun harga cenderung rendah, pasar India dan China masih berpeluang penetrasi lagi,” tutupnya.

(mr/nol)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*