Inovasi Menduniakan Sala Lauak

Padang-today.com___Kota Pariaman hampir seluruh daerah wisatanya berada di pesisir panataianya yang indah, seperti pantai Gandoriah, Pantai Kata, Pantai Cermin. Semuanya mempunyai keindahan dengan masing-masing mempunyai daya tariknya.

Selain dengan keindahan wisata baharinya itu, Kota Pariaman memilki ciri khas kulinernya, seperti Gulai Kepala Ikan dengan Nasi Sek nya, serta cemilan Sala Lauak yang sudah merambah ke berbagai daerah.

Sala lauak, salah satu cemilan dari Pariaman itu merupakan makanan tradisional khas Pariaman. Dikarenakan Sala Lauak merupakan khas Kota Pariaman, maka pemerintah di daerah itu menilai perlu dilakukan pembinaan berupa inovasi produk Sala Lauak dari segi rasa maupun bentuk, guna meningkatkan mutu dan diversifikasi dari hasil produk Sala tersebut.

“ Pihak pemerintah berupaya melakukan inovasi dalam memberdayakan masyarakatnya melalui usaha Mikro dan Makro. Seperti yang dilansungkan saat ini, dalam rangka memeriahkan Pariaman Exspo 2019, Pemko Pariaman menggelar berbagai ivent. Salah satunya,  Lomba Memasak Sala,” kata Walikota Pariaman, Genius Umar pada saat membuka Lomba Masak Sala Lauak di Pariaman Exspo 2019, Rabu 10-07-2019 di Pantai Gandoriah.

Sala Lauak, kata Genius, salah satu khas makanan cemilan dari Kota Pariaman dari sekian banyak makanan khas pariaman lainya, kegiatan ini sangat perlu agar menjaga rasa dan inovasi dari sala lauak itu sendiri, dengan harapan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ia berharap melalui Lomba Memasak Sala Lauak itu akan lahir sala lauak-sala lauak dengan kemasan dan rasa yang cukup bersaing. Kedepannya, bagaimana nantinya produk sala lauak dapat lebih baik, enak, gurih, higenis dan bisa go-nasional sehingga dapat dinikmati oleh semua orang di Indonesia.

“Lomba Masak Sala Lauak ini bertujuan untuk meningkatkan usaha mikro, usaha yang paling rendah dalam rumah tangga dari tahun ke tahun, baik dari segi kuantitas maupun dari segi kuantitas. Dan ini menuntut peran aktif Pemko Pariaman untuk selalu dinamis dan membuat terobosan baru, guna usaha mikro masyarakat ini merasa terayomi oleh pihak pemerintah,” kata dia.

Kegiatan lomba memasak Sala Lauak kali ini di ikuti oleh sebanyak 100 tim yang terdiri dari masing-masing kelurahan yang ada di Kota Pariaman.  Sebut saja, Gusniza  berpasangan dengan Elsa Mutika salah satu peserta dari kelurhan Kampuang Pondok menyebutkan, lomba masak Sala Lauak kali ini salah satu upaya untuk meningkatkan usaha rumah tangga, baik dari segi bentuk, rasa, dan kemasan yang akan diperlombakan.

Menurutnya, Sala Lauak dari kelurahan Kampuang Pondok itu, karena rasanya yang gurih lembut di dalam, namun begitu krispi dan garing diluar. Banyak yang mencoba membuat sala lauak, namun keistimewaan Sala Lauak yang di buat asli dari kelurahan kampuang Pondok ini tiada duanya.Bahkan, pada tahun sebelumnya sala lauak kampuang Pondok keluar sebagai juara 1 dalam lomba memasak sala lauak tersebut.

“sala Lauak yang asli itu ada di Pariaman, sekiranya ada dari luar daerah lainya cendrung tidak memiliki rasa dan bentuk yang sama. Namun keistemewaan sala lauak yang dibuat asli orang piaman ini tetap tiada duanya, karena dominasi rasa ikan asin yang gurihnya meleleh dilidah, ini membuktikan kekhasan pariaman,” kata dia.

Makanan cemilan yang satu ini, lanjutnya, adalah berbentuk gorengan yang terbuat dari adonan tepung, sehingga rasanya sangat lezat dan juga gurih. Untuk perlombaan kali ini, ia dapat menyelesaikan dalam waktu 1 setengah jam, mulai dari adonan hingga siap disantap.

“Kelurahan kampuang Pondok dapat kembali mempertahankan juara Lomba Masak Sala Lauak,” harapnya. (Syafrial Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas