Inovatif di Bidang Kesehatan, Menkes Apresiasi Payakumbuh

Walikota Payakumbuh Riza Falepi

Walikota Payakumbuh Riza Falepi

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Menteri Kesehatan RI Prof. Dr. Dr. Nila F Moeloek, SpM (K), apresiasi Pemko Payakumbuh di bawah kepempinan Riza Falepi, yang fokus dalam pembangunan bidang kesehatan. Pemko dinilai cukup inovatif, terutama mencegah warganya, agar tak mengidap penyakit degeneratif. Yaitu penyakit yang mengiringi proses penuaan, di antaranya, seperti penyakit jantung, diabetes, stroke dan gagal ginjal.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (7/4), menginformasikan, konsep pembangunan kesehatan yang dilakukan selama ini, selain meneruskan program kepala daerah sebelumnya, juga melakukan terobosan, bagaimana melakukan tindakan pencegahan daripada pengobatan.
Program yang dilakukan itu, sebut Riza, dinilai pemerintah pusat sebuah langkah maju yang harus didorong terus menerus.

”Makanya, kota ini ditunjuk Menkes Nila Moeloek sebagai tuan rumah peringatan Hari Kesehatan Sedunia Terintegrasi 2015. Banyak kota yang jadi pilihan, tapi Menkes menunjuk Payakumbuh yang tepat untuk kegiatan ini,” ungkap Riza.

Menurut walikota, mantan senator di DPD RI ini, konsep berpikir meningkatkan derajat kesehatan warga kota itu, cukup sederhana. Program yang baik dilakukan pemerintahan sebelumnya akan tetap dilanjutkan.
Hanya saja, kebijakan yang dilakukan oleh jajaran Dinas Kesehatan Payakumbuh, dalam dua tahun terakhir, bagaimana merubah pola pikir masyarakat, agar merubah pola makan dan gaya hidupnya secara sehat.

Dikatakan, mencegah datangnya penyakit degeneratif, adalah merubah cara hidup atau lifestyle yang memungkinkan kita hidup sehat. Program menekan penyakit menular yang sudah dirintis pemko sebelumnya, akan tetap dipertahankan.

Tapi, berdasarkan evaluasi terkahir, yang menonjol di Payakumbuh atau hampir diseluruh kota/kabupaten di Sumbar, adalah penyakit degeneratif, seperti jantung, stroke, diabetes dan gagal ginjal. Penyakit ini muncul sejalan dengan kemakmuran masyarakat, sehingga mudah mengkosumsi makanan yang berlemak tinggi. Gaya hidup seperti ini harus dirobah dan disosialisaikan terus menerus. Termasuk, mengajak masyarakat untuk tidak merokok.

Walikota menginkan, dengan merubah gaya hidup, terutama dengan menerapkan gaya makan yang benar, akan mampu mencegah penyakit degeneratif. Ketika mendapatkan pencerahan dari Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail, tentang pola makan yang benar, Payakumbuh juga akan membuat program one day no rice.

”Kita akan sosialisasikan, agar masyarakat minimal dalam sepekan tidak makan nasi dalam sehari,” katanya.
Sehingga, dengan mengurangi porsi nasi, dan menggantinya dengan pangan lokal lainnya, pada gilirannya dapat meningkatkan ketahanan pangan. Maka, program Presiden Joko Widodo untuk menjadikan Indonesia sebagai negara swasembada beras akan mudah diwujudkan, katanya.

Tahun 2016 nanti, program baru yang akan diluncurkan, menyediakan dana pada setiap puskesmas, untuk pemeriksaan darah secara gratis. Setiap saat, warga dari awal dapat mengetahui keadaan kolesterol, gula darah dan fungsi organ lainnya, dengan pemeriksaan darah tersebut.

Menurut walikota, kalau organ tubuh, seperti gula darah, kolesterol, jantung, ginjal, lever dan lain-lain, tak diperiksa secara berkala, dapat berdampak kematian secara tiba-tiba. Pemeriksaan darah secara gratis, merupaka deteksi dini dari ancaman penyakit degeneratif.

Terhadap program sanitasi, kata walikota, akan tetap dilanjutkan terus. Target pemko, dalam dua tahun ke depan, Payakumbuh sudah 100% pelayan air bersih. Kemudian sampah akan dikelola dengan baik, serta pembangunan drainase akan berlanjut keseluruh kelurahan. Begitu juga terhadap ODF (open deputation free) atau stop buang air besar sembarangan, harus tuntas di tahun 2015.

Kunjungan Menkes Nila Moeloek ke Payakumbuh, salah satu di antaranya juga akan melakukan lounching ODF di Payakumbuh dan menerima dan mendengar deklarasi elemen masyarakat dalam program ODF dimaksud, jelas walikota didampingi Kadiskes Elzadaswarman SKM MPPE.

Keberanian Forum Kota Sehat dan Pokja Kota Sehat disetiap kecamatan, merazia jamban di atas kolam ikan, sebuah bentuk kepedulian dan tekad seluruh elemen masyarakat dalam menyukseskan program ODF.

”Sebagai solusinya, pemko menyediakan dana milyaran rupiah untuk membangun MCK Plus+ dibeberapa kelurahan. Dalam dua tahun terakhir telah 18 MCK Plus+ dibangun Pemko pada lima kecamatan di Payakumbuh,” simpul walikota.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*