Insiden Angso Duo, Polisi Lakukan Penyelidikan

 

Padang-today.com__Polres Pariaman lakukan penyelidikan atas karamnya kapal wisata menuju pulau Angso Duo yang menewaskan satu orang wisatawan, setidaknya hingga saat ini sudah lima orang yang dimintai keterangan.

“Ya saat ini kami sedang melakukan penyelidikan, semenjak kejadian hingga saat ini sudah ada lima orang yang dimintai keterangan dan diamankan dalam kasus karamnya kapal wisara pulau angso dou pada Sabtu (26/10) kemarin,” kata Kapolres Pariaman, AKBP, Andry Kurniawan di Pariaman, Senin (28/10).

Ia mengatakan lima orang itu dimintai keterangan dan diamankan, guna melengkapi bukti-bukti sesuai dengan kronologis kejadian yang menyebabkan meninggalnya satu orang wisatawan tersebut. “Lima orang yang diamankan itu adalah Nahkoda Kapal, ABK, dan tiga orang diduga calo,” katanya.

Ia mengatakan, untuk calo itu sebenarnya ada tujuh orang, yang baru diamankan tiga orang. Berkemungkinan juga akan dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan.

“Termasuk pemilik kapal kalau memang ada bukti yang mengarah, dalam waktu dekat kami akan sampaikan apakah ada dugaan kelalai, kesengajaan dan sebagainya,” kata Andriy.

Sementara, Wikota Pariaman, Genius Umar mendukung penuh upaya hukum yang dilakukan oleh Polres Pariaman dalam mengusut kejadiaan yang terjadi di Pariaman beberapa hari yang lalu.

“Kita dukung penegakan hukum yang dilakukan oleh Polres Pariaman, karena Pariaman ini adalah daerah wisata jadi harus ada penegakan hukum,” katanya.

Ia mengatakan, jika dalam kejadian itu ada keterlibatan ASN dilingkungan Pemko Pariaman, ia akan berikan sangsi tegas terhadap oknum itu, sesuai dengan sanksi disiplin pegawai.

“Jika ada keterlibatan ASN akan diberikan sangsi tegas serta porses hukum dari Polres,” katanya.

Sebelumnya, Kapal membawa wisatawan dari Pantai Gandoriah menuju Pulau Angso Duo tenggelam, Sabtu (26/10) seiktar pukul 15.15 WIB. Inseden itu, menyebabkan satu orang meninggal dan satu dirawat intensif di RSUD Pariaman.

Diketahui korban meningga dunia adalah Masyirida (39) merupakan Guru SMPN 1 Palupuh, Kabupaten Agam, sementara Ina Kartika (50) mendapat perawatan di RSUD Pariaman, korban merupakan robongan yang hendak wisata di Pulau Angso Duo.

Kapal tersebut membawa 24 penumpang, dengan rinciannya enam orang berasal dari Kecamatan IV Koto Aur Malintang Padang Pariaman, 12 orang Guru SMPN 1 Palupuh, Kabupaten Agam, empat orang Mahasiswa dari Padang dan dua orang dari Bawan, Kabupaten Agam.  Kapal ini dinakhodai oleh Jabal. (herry suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas