Inventaris Penunjang Kerja Ketua DPRD Limapuluh Kota Periode Lalu Belum Dikembalikan

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.COM -Sejumlah inventaris dalam menunjang kinerja Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota periode 2009-2014 lalu, hingga kini belum dikembalikan ke Sekretariat DPRD. Sekretariat DPRD pun telah melayangkan beberapa kali surat untuk pengembalian invetaris kepada mantan ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, tetapi hingga kini belum dijawab Darman Sahladi.

Advertisements

Bahkan, dalam surat Sekwan, bahwa pengembalian inventaris negara  dengan batas waktu hingga 17  September lalu itu, bakal dijemput paksa oleh Satpol PP Limapuluh Kota.

”Kita telah melayangkan surat kepada Mantan Ketua DPRD Limapuluh Kota terkait pengembalian aset miliki negara. Tetapi sampai saat ini surat tersebut tidak diindahkan oleh yang bersangkutan,” ujar Husin Daruhan Sekretaris DPRD Kabupaten Limapuluh Kota menjawab konfirmasi wartawan kemarin.

Katanya, inventaris yang dimaksud berupa satu unit kendaraan dinas dengan merek Nissan Terrano, Kamera Nikon serta TV LG ukuran 29 inci. Husin Daruhan menjelaskan, mobil Teranno tersebut merupakan kendaraan dinas yang sebelumnya dimanfaatkan oleh mantan Ketua DPRD untuk penunjang kinerja unsur pimpinan  dewan periode 2009-2014.

Begitupun, kendaraan dinas resmi yang sebelumnya bernomor polisi BA 2 C tersebut, masih digunakan oleh mantan ketua DPRD Limapuluh Kota Darman Sahladi yang kini anggota DPRD Sumbar. Rencananya, mobil yang sudah dipakai mantan ketua DPRD Limapuluh Kota itu bakal dilelang 2015 mendatang.

”Seharusnya, kendaraan dinas serta inventaris lainnya sudah diserahkan hingga 17 September lalu. Kendaraan tersebut, seyogyanya bisa dimanfaatkan oleh Ketua DPRD  periode 2014-2019 yang baru saja dilantik 15 September lalu,”ungkapnya lagi.

Tak kunjung diserahkannya kendaraan tersebut oleh mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota ke Sekretariat DPRD, terpaksa unsur pimpinan dewan saat ini memanfaatkan kendaraan lain untuk mobilitas kedewanannya.

”Apabila inventaris  negara tersebut tak kunjung dikembalikan, terpaksa kita bertindak tegas. Sesuai dengan aturan yang berlaku, seluruh inventaris yang tak dikembalikan hingga batas waktu pengembaliannya, Satpol PP dikerahkan untuk jemput paksa inventaris tersebut kepada yang bersangkutan,” ungkap Husin Daruhan tegas.

Secara terpisah,  mantan Ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota, Darman Sahladi yang dikonfirmasi wartawan mengungkapkan, bahwa hingga saat ini, ada 3 item inventaris yang belum dikembalikan ke Sekretariat DPRD. Pengembalian tersebut terkendala oleh sebab surat permohonan atas pinjam pakai yang sebelumnya dilayangkan ke Sekretariat Daerah Kabupaten Limapuluh Kota belum dijawab.

”Betul, ada 3 item  inventaris  yang belum dikembalikan. Saya pun sudah menerima surat permintaan pengembalian atas 3 item aset negara tersebut dari Sekretaris DPRD. Tetapi, sebelum surat itu diterima, saya juga sudah melayangkan surat permohonan pinjam pakai aset tersebut kepada Sekda Limapuluh Kota,” ungkap Ketua DPC Partai Demokrat Limapuluh Kota itu.

Hingga kini, Darman Sahladi masih menunggu surat balasan dari Sekretariat Daerah atas surat permohonan pinjam pakai inventaris dewan sebagai mantan ketua DPRD Kabupaten Limapuluh Kota.

”Sampai saat ini, tak ada kejelasan dari Sekretariat Daerah terhadap surat permohonan pinjam pakai yang saya layangkan. Saya sendiri, sampai saat ini masih menunggu surat balasan permohonan tersebut dari Sekretariat Daerah,” katanya lagi.

Darman Sahladi menjelaskan, apabila ada kejelasan dari Sekretariat Daerah terhadap permohonan tersebut, dirinya mengikuti keputusan atas balasan surat oleh Sekretariat Daerah. Apapun isi surat tersebut.

”Jika keputusannya berisi larangan atau tidak boleh, inventaris yang saya pakai saat ini segera saya dikembalikan. Tetapi, apabila permohonan dikabulkan, inventaris tetapi dipakai hingga batas waktu peminjaman oleh Sekda. Artinya, saya tetap menunggu kepastian berupa surat balasan secara resmi dari Sekretariat Daerah bukan Sekretariat Dewan,” katanya lagi.

Sementara Sekda Limapuluh Kota Yendri Tomas yang dihubungi untuk dikonfirmasi, nomor handphone sedang tidak aktif-aktif.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*