Iran Sedang Rancang UU Untuk Larangan KB

Organisasi HAM menyebut RUU tentang pelarangan KB merendahkan kaum perempuan di Iran.

Organisasi HAM menyebut RUU tentang pelarangan KB merendahkan kaum perempuan di Iran.

Iran, PADANGTODAY.COM-Pemerintah Iran dilaporkan tengah merancang undang-undang untuk melarang sterilisasi atau keluarga berencana.

Dalam RUU ini antara lain disebutkan bahwa pemerintah akan mendorong kaum ibu punya lebih banyak anak dan sterilisasi akan dilarang.

Sedang disusun pula RUU yang membuat kaum perempuan yang tidak punya anak lebih sulit mendapatkan pekerjaan.

Organisasi hak asasi manusia, Amnesty International, mengkritik RUU itu dengan mengatakan produk hukum tersebut nantinya hanya akan mendudukkan kaum perempuan di Iran ‘sebagai pembuat bayi saja’.

Amnesty juga mengatakan RUU ini mengancam hak-hak kaum perempuan.

“Pemerintah mempromosikan budaya yang berbahaya, budaya yang akan menghapus hak-hak perempuan. Mereka memandang perempuan sebagai pabrik bayi,” kata Hassiba Hadj Sahraoui, deputi direktur Amnesty untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Pemerintah harus mengakui bahwa perempuan juga manusia yang punya hak-hak asasi. Pemerintah jangan menambah undang-undang yang mengekang perempuan,” katanya.

Hingga beberapa tahun lalu Iran mencoba untuk mengatur jumlah populasi dengan mensubsidi alat-alat kontrasepsi, namun kebijakan ini diubah.

Amnesty memperingatkan ditutupnya akses terhadap alat-alat kontrasepsi bisa meningkatkan jumlah ‘kehamilan yang tidak diinginkan’ yang pada gilirannya akan memaksa kaum perempuan harus menjalani aborsi yang tidak aman.

(BBC INDONESIA/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas