Irfendi Ingatkan Pentingnya Optimalisasi Golden Age pada Pendidikan Dasar

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi pada Penyerahan Anak Didik Paud Istiqomah kepada Orang Tua /Wali Murid TP 2015-2016 di Nagari Situjuah Batua Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Sabtu(28/5).

Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi pada Penyerahan Anak Didik Paud Istiqomah kepada Orang Tua /Wali Murid TP 2015-2016 di Nagari Situjuah Batua Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Sabtu(28/5).

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi mengingatkan pentingnya optimalisasi kesiapan anak sejak pendidikan dasar. Hal itu disampaikan Bupati Irfendi pada Penyerahan Anak Didik PAUD Istiqomah kepada Orang Tua /Wali Murid TP 2015-2016 di Nagari Situjuah Batua Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Sabtu(28/5).

“Untuk membentuk anak Indonesia yang berkualitas, yaitu anak yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan tingkat perkembangannya sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki pendidikan dasar,” kata Bupati Irfendi.

Beberapa aspek yang diprioritaskan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Limapuluh Kota adalah masalah pendidikan, kesehatan dan agama. Perihal pendidikan dasar, Pemkab Limapuluh Kota memperhatikan masa-masa golden age yang dilalui anak-anak.

“Pada saat usia antara 0-6 tahun, otak berkembang sangat cepat hingga 80 persen. Pada usia tersebut otak menerima dan menyerap berbagai macam informasi, tidak melihat baik dan buruk. Itulah masa-masa yang di mana perkembangan fisik, mental maupun spiritual anak akan mulai terbentuk. Karena itu, banyak yang menyebut masa tersebut sebagai masa-masa emas anak (golden age),” ucap Irfendi Arbi.

Pengelola PAUD Muharnis mengatakan, pada awal diresmikan PAUD Istiqomah tahun 2009 juga dihadiri Irfendi Arbi yang pada waktu itu menjabat sebagai Wakil Bupati Limapuluh Kota.

“Bupati Irfendi Arbi jadilah pemimpin seperti Rasullulah, orang nomor 1 Kabupaten Limapuluh Kota, harapan tertumpu kepada Bapak dalam memajukan pendidikan anak-anak usia dini,” kata Muharnis.

Muharnis menambahkan, jumlah peserta didik PAUD Istiqomah yang akan melanjutkan ke SD berjumlah 16 anak dari jumlah 31 anak, terbagi ke dalam grup A dan B. Pendidik 4 orang dan pengelola 3 orang, inilah guru yang menghadapi anak-anak PAUD setiap hari.

Pada kesempatan itu juga Irfendi Arbi hadir pada perpisahan SD N 04 Taeh Baruah, SD yang satu-satunya mengadakan khatam alqur’an sekaligus perpisahan kelas VI dengan jumlah peserta khatam 27 anak.

“Kekuatan masyarakat melahirkan keinginan yang besar bisa dicapai dengan mudah, dengan inovasi dan kreasi dapat menciptakan hal-hal baru dan menjadi contoh bagi orang lain,” ucap Irfendi Arbi.

Kehadiran Irfendi Arbi berlanjut pada khatam alqur’an dan hafalan juz amma SD Islam Terpadu An-Nahl Jorong Guguak Kecamatan Guguak.

“Sekarang yang hafal alqur’an 30 juz langsung diterima di perguruan tinggi, ini membuktikan ilmu agama akan melahirkan generasi penerus yang beriman, bertaqwa dan cerdas,” ucapnya memotivasi.

Ketua Yayasan Asrat Chan, LC menyampaikan hafiz berjumlah 180 orang hafal 1 Juz, 15 orang hafal 30 Juz, 3 orang dikirim ke Kuningan Jakarta untuk belajar Hafiz 30 Juz dalam 30 Hari. Ini terbukti 3 orang tersebut berhasil hafiz alqur’an.

“Wisuda juz amma pada tahun ini berjumlah 70 anak dari kelas 2 SD IT An-Nahl. Tidak itu saja, SD IT An-Nahl yang juga ikut diajang lomba-lomba O2SN, FLSN dan lainnya ini juga dengan SD lainnya, belajar tentang pendidikan dasar,” terang Asrat Chan.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*