ISI Padangpanjang Minta Keseriusan Pemko

Rektor ISI Padang Panjang dengan Walikota Padang Panjang .

Rektor ISI Padang Panjang dengan Walikota Padang Panjang .

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Wacana kepindahan Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang ke beberapa kabupaten di Sumatera Barat, terus mengemuka. Bahkan, sejumlah beberapa daerah telah menyatakan keseriusannya untuk meminang lembaga seni tertua di Sumatera itu ke Kabupaten Agam dan Kabupaten Padangpariaman.

Rektor ISI Padangpanjang Prof.Novesar Jamarun ketika meninjau lahan yang disiapkan Pemerintah Kota Padangpanjang bersama Wali Kota Hendri Arnis dan sejumlah pejabat di kedua lembaga itu, Selasa pagi kemarin mengatakan, saat ini ISI Padangpanjang menunggu keseriusan dari pemerintah daerah untuk mempertahankan ISI Padangpanjang tetap berada di kota itu.

“Dua daerah itu telah menunjukan keseriusannya untuk menyumbangkan tanah ke ISI Padangpanjang sebagai lokasi pengembangan kampus, karena lokasi saat ini sudah tidak memadai lagi untuk pengembangan kampus,” kata Novesar.

Disampaikannya, Wali Kota Padangpanjang dalam beberapa kali pertemuan dengan Rektor dan petinggi ISI Padangpanjang ingin mempertahankan ISI Padangpanjang akan tetap berada di daerah itu. Dengan mencarikan lokasi pengembangan kampus ISI Padangpanjang di jorong Paninjauan Kecamatan X Koto Kabupaten Tanahdatar.

“Lahan yang kita tinjau saat ini adalah tanah milik orangtua dan keluarga dari pak Wali Kota, jika lahan tersebut cocok untuk pengembangan kampus, kita akan terima. Tetapi, jika lahan tersebut tetap tidak memadai, maka kita akan menerima tawaran dari Pemerintah Kabupaten Agam dan Kabupaten Padangpariaman,” sebut mantan Purek Unand itu.

Diakui Novesar, ketersedian lahan yang ada di lokasi Kampus ISI saat ini hanya sekitar 6 hektar dan sangat tidak memungkinkan lagi untuk dilakukan pengembangan. Sementara, ISI Padangpanjang butuh pengembangan-pengembangan, apalagi status ISI sedang diajukan perubahannya menjadi Institut Seni dan Budaya Indonesia (ISBI) Padangpanjang.

“Kita butuh pengembangan lahan itu dalam waktu dekat, jika perlu pada awal tahun 2015 kita sudah bisa memulai proses pembangunan gedung-gedung perkuliahan. Semua itu, tentunya akan kita serahkan kepada Pemerintah Kota Padangpanjang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis mengaku sangat ingin ISI bertahan di Kota Padangpanjang. Untuk mencapai maksud tersebut, dirinya bersama pihak keluarga telah sepakat untuk menghibahkan tanah keluarga sebagai lokasi pengembangan kampus ISI Padangpanjang.

“Kita akan mencarikan solusi-solusi bagaimana ISI Padangpanjang ini tetap bisa berada di kota ini, jika sampai pindah tentunya akan mempengaruhi perkembangan perekonomian masyarakat dan juga historis lembaga perguruan tinggi yang ada di Kota Padangpanjang,” sebut Hendri Arnis.

Pada kegiatan peninjauan sejumlah lokasi yang akan dijadikan lokasi pengembangan Kampus ISI Padangpanjang, Rektor ISI dan Wali Kota Padangpanjang juga didampingi oleh sejumlah pejabat daerah dan wali nagari setempat serta tokoh masyarakat Paninjauan. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*