ISIS Gunakan Twitter Sebagai Sarana Teror Untuk AS

Twitter-Will-Follow-Facebook-Model-Revamping-Fees-to-Lure-Small-BusinessesPADANGTODAY.com – Mulai hari minggu kemarin ISIS diketahui menggunakan Twitter sebagai sarana menyebar propaganda untuk melawan pemerintahan presiden Obama.

Aksi yang tergolong baru ini dilancarkan dengan cara membajak hastag-hastag populer di Twitter untuk menebar ancaman terkait eksekusi wartawan lain asal AS, Steven Sotloff (31). Sotloff diculik dari Aleppo, Suriah, sekitar setahun yang lalu.

Orang-orang di balik propaganda tersebut juga dituding mengorganisir sebuah forum untuk mulai memposting tweet dengan hastag #StevensHeadInObamasHand. Posting yang terorganisir dalam jumlah besar dianggap mampu membuat hastag-hastag propaganda tersebut masuk dalam trending topik dan dilihat oleh warga dunia.

Meski Twitter sudah menghapus video yang menampilkan eksekusi Foley dari jejaring sosial mereka, ISIS menggunakan cara baru ini untuk mendapatkan respon dari pemerintah Amerika. ISIS memang tengah gencar menebar ancaman agar pemerintah AS menghentikan serangan pada mereka. Bahkan, ISIS dikabarkan juga meminta uang dalam jumlah besar serta pembebasan anggota ISIS yang ditawan sebagai ganti dari nyawa Sotloff.

Uniknya, ISIS ketahuan menambahkan hastag #AskRicky dalam propaganda yang mereka buat. Padahal hastag tersebut sejatinya digunakan oleh 1,6 juta follower ‘artis’ YouTube, Ricky Dillon, untuk mengajukan pertanyaan pada bintang muda itu, Ars Technica (27/08).(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas