Jaksa Agung HM Prasetyo Belum Memastikan Jadwal Eksekusi Terpidana Mati Gelombang Kedua

Jaksa Agung, HM Prasetyo

Jaksa Agung, HM Prasetyo

PADANGTODAY.COM– Jaksa Agung HM Prasetyo belum memastikan jadwal eksekusi terpidana mati gelombang kedua. Sebab, pihaknya masih mencari waktu yang tepat untuk mengeksekusi terpidana yang grasinya telah ditolak Presiden itu.

“Kita cari waktu yang tepat, masih mencari,” kata Prasetyo saat rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (28/1).

Dalam rapat kerja dengan Komisi III itu, Prasetyo mengutarakan negara mana saja yang warganya akan dieksekusi mati. Namun, ia tidak merinci berapa jumlah terpidana dari negara-negara tersebut.

“Selanjutnya yang grasinya ditolak dari Prancis, Australia, Brasil, Ghana, Cordova, Indonesia, Filipina,” ucapnya.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung sudah melakukan eksekusi mati kepada 6 orang pada Minggu (18/1) lalu. Eksekusi itu dilakukan di Nusakambangan dan Boyolali.

Enam terpidana mati yang dieksekusi mati tersebut yakni Namaona Denis (48) warga Negara Malawi, Marco Archer Cardoso Mareira (53) warga Negara Brazil, Daniel Enemua (38) warga Negara Nigeria, Ang Kim Soei 62) warga Negara Belanda, Tran Thi Bich Hanh (37) warga Negara Vietnam dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia, warga Negara Indonesia.

(gib/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*