Jaksa Agung M. Prasetyo Menegaskan Eksekusi Mati Akan Berlangsung Dalam Waktu Dekat

Ilustrasi Hukum Mati

Ilustrasi Hukum Mati

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Jaksa Agung M. Prasetyo menegaskan eksekusi mati terhadap 10 narapidana akan berlangsung dalam waktu dekat. Kini proses yang tengah berjalan tinggal mengevakuasi para narapidana ke Nusakambangan.

“Kita laksanakan tunggu persiapan sudah benar-benar selesai, ada beberapa hal yang harus disempurnakan. 95 persen sudah tinggal 5 persen lagi evakuasi,” kata Prasetyo di Sasana Baharuddin Lopa, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/3).

Jaksa Agung mengatakan tidak akan membiarkan para terpidana menunggu terlalu lama.

“Sesuai ketentuan mereka akan dikumpulkan di sel isolasi. Evakuasi pekan ini. Sekarang ini masih mencar ada di Lapas Kerobokan, Madiun dan Yogya akan dikumpulkan di Nusakambangan,” ucap dia.

Prasetyo menegaskan bahwa acuan eksekusi mati ini tak lain adalah putusan grasi Presiden. Sehingga upaya hukum apapun dari narapidana tidak akan bisa menghapus hukuman mati mereka.

“Sementara acuan kita grasi kita ketahui si terpidana sudah mengaku bersalah dan menerima putusan dan minta ampun ke Presiden sudah mengajukan grasi tidak bisa dan tidak perlu lagi apapun,” tandasnya.

Pada gelombang kedua narapidana yang akan dieksekuksi mati antara lain, Mary Jane Fiesta Veloso (WN Filipina), Myuran Sukumaran alias Mark (WN Australia), Serge Areski Atlaoui (WN Perancis), Martin Anderson alias Belo (WN Ghana), Zainal Abidin (WN Indonesia), Raheem Agbaje Salami (WN Spanyol), Rodrigo Gularte (WN Brazil), Andrew Chan (WN Australia), Silvester Obiekwe Nwolise (WN Nigeria), Okwudili Oyatanze (WN Nigeria).

(lia/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*