Jalan Sungai Geringging Menuju Agam Terancam Putus

Jalan Penghubung Dua Kabupaten Hampir Putus di Sungai Geringging, Padangpariaman

Padang-today.com__Masyarakat yang hendak melintasi jalan Sungai Geringging – Lubuk Basung Agam, agar berhati hati melewati jalan tersebut. Jalan penghubung Kabupaten Padangpariaman dengan Agam, Sumbar itu amblas sejak 5 bulan lalu. Akibat amblas jalan tersebut, kendaraan roda empat hampir tidak bisa melewati jalan tersebut. Bahkan warga yang berdiam dilokasi itu terisolasi.
Jalan penghubung dua Kabupaten tersebut terancam putus.  Longsor di Korong Ambacang Gaca Batu Mangaum, Nagari Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Geringging tersebut telah mencapai 10 meter dan membawa serta badan jalan. Jalan di sana  hampir tidak bisa dilewati pengendara roda empat.
Menurut Camat Sungai Geringging, Rustam sekitar 49 ribu jiwa warga Sungai Geringging dan Sungai Limau terancam terisolir. Pemerintah Kecamatan juga telah melayangkan surat laporan jalan longsor ke Pemerintah setempat. Selain itu, Camat juga mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat untuk dapat memperbaikinya.
Pihaknya telah berupaya untuk dikembalikan jalan tersebut seperti layaknya ditempuh oleh pengguna jalan, karena jalan tersebut sangat berfungi bagi warga untuk menempuh kedua wilayah dan daerah yang berbeda. Upaya yang telah dilakukan yaitu bersurat kepada pemkab Padangpariaman dan Pemerintah Profinsi. Hingga kini belum ada realisai dari surat tersebut” kata Rustam beberapa waktu lalu kepad wartawan.

Jalan Sungai Geringging Menuju Agam Terancam Putus

Bila tidak segera ditanggulangi, kata dia, dimungkinkan bisa amblas dan jalan tidak lagi bisa dilewati. Padahal jalur tersebut akses utama  untuk membawa hasil pertanian, serta berpergian keluar kecamatan.
Menurut Zulfamil, warga setempat mengatakan, amblas jalan penghubung dua kecamatan itu  telah berlangsung sejak Oktober 2017. Jalan terban akibat aliran air drenase yang cukup deras saat hujan, membuat tebing dan tepian jalan tergerus dan longsor.
Ia mengatakan, tingginya curah hujan terus berlanjut membuat jalan terbal mencapai 10 meter hingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Masyarakat setempat saat ini telah berusaha melakukan segenap upaya. Namun upaya yang dilkaukan hanya sebatas kemampuan yang ada. Artinya, warga terpaksa mengambil bahu jalan agar warga dapat melewati jalan tersebut.
Penanggulangan sementara dengan cara memperlebar serta menimbun badan jalan yang belum terkena longsor. Berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan sebelum longsor semakin parah dan memutus badan jalan,” tandasnya. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*