Jamaah Haji Bersyukur Terlayani Dengan Optimal

Sekda H. Yendri Tomas, SE, MM menyalami para jemaah haji.

Sekda H. Yendri Tomas, SE, MM menyalami para jemaah haji.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Jemaah Haji (JH) Kabupaten Limapuluh Kota merasa sangat tersanjung dan terlayani oleh pemerintah daerahnya. Tidak saja diantar dan dilepas langsung saat keberangkatan, para jemaah itu juga dijemput hingga ke tangga pesawat.

Hal itu dikatakan salahseorang perwakilan jemaah haji Saiful saat menyampaikan kesan dan pesannya pada acara penyambutan secara resmi jemaah haji daerah setempat di aula kantor Bupati di Sarilamak, Kamis (30/10).

”Kami tidak menyangka akan dijemput langsung oleh Wakil Bupati Limapuluh Kota Asyirwan Yunus ke tangga pesawat. Sebab, kami baru mendarat di Bandara Internasional Minangkabau tengah malam,” ungkap Saiful.

Saiful menyebut, jemaah betul-betul merasa terlayani oleh Pemerintah Daerah. Sebab, saat keberangkatan ke tanah suci bulan Oktober lalu, jemaah juga diantar langsung oleh Wabup hingga naik pesawat.

”Jemaah sangat berterimakasih kepada Pemerintah Daerah. Apalagi ketika kepulangan jemaah tengah malam itu Wakil Bupati menjemput jemaah hingga ke tangga pesawat di bawah guyuran hujan lebat,” papar Saiful.

Pelayanan seperti itu, lanjut Saiful, tidak ditemukan oleh jemaah haji di daerah lain.
Sementara itu Bupati Limapuluh Kota diwakili Sekda H. Yendri Tomas, SE, MM dalam sambutannya mengajak para jemaah tidak mengeluhkan apapun yang dihadapinya selama di tanah suci. Sebab, di situlah letaknya ujian dan perjuangan jemaah haji.

”Jangan sia-siakan perjuangan yang telah kita lakukan selama 40 hari di tanah suci itu dengan berkeluh kesah ataupun bertikai dengan sesama jemaah. Karenanya, mari iklaskan semua yang didapati dan dihadapi selama di tanah suci karena tujuan kita kesana adalah untuk beribadah dan mendapatkan haji mabrur,” tutur Yendri.

Menurut Yendri, dewasa ini perjalanan haji semakin menyenangkan dan mempunyai fasilitas lengkap. Berbeda dengan kondisi puluhan tahun silam, yang hanya memakai kendaraan kapal laut selama tiga bulan.
”Kemudahan dan kelengkapan fasilitas itu tentu perlu kita syukuri,” ingat Yendri.

Sebelumnya Kepala Kemenag Kabupaten Limapuluh Kota Drs Gusman Piliang MM dalam laporannya menyebut, jumlah calon jemaah yang berangkat ke embarkasi Padang pada awalnya sebanyak 246 untuk kloter 12. Satu orang diantaranya batal berangkat karena ketahuan sedang hamil saat pemeriksaan di embarkasi. Sedangkan satu orang lainnya tertunda berangkat dan bergabung dengan kloter 13.

”Jadi, yang berangkat dengan kloter 12 sebanyak 244 orang. Sedangkan satu orang yang berangkat dengan kloter 13, juga sudah kembali dan dijemput ke Padang,” papar Gusman.

Semua jemaah itu, lanjut Gusman, sudah kembali ke tanah air, termasuk seorang yang berangkat dengan kloter 13, juga sudah dijemput ke Padang. (malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*