Jasmi Mukhtar, Tokoh Luak Limopuluah, Niat untuk Masyarakat

Oleh: Dodi Syahputra

Mudah saja menandai orang Payakumbuh satu ini. Tokoh Luak Limopuluah penyuka makanan karabu baluik dan randang ini, mudah diterka. Jasmi Mukhtar, umurnya 54 tahun.

Jasmi Mukhtar

Jasmi Mukhtar

Usia yang matang dengan kematangan dan kemapanan. Pilihannya untuk terjun ke dunia politik didukung oleh seluruh keluarganya. Berbincang-bincang dengan Jasmi Mukhtar bersama istri Ny. Ernawati, serta anak-anak Ira Mayang Sari, Gusti Mahesa Randa, Oktavialdi Randi, Rafli Satria Islami, dan Raisya Permata Jasmine, semuanya setuju Jasmi Mukhtar terjun betul di kontestasi politik.

“Jangan tanggung-tanggung, saya didukung keluarga untuk maju di dunia politik di kampung halaman. Sumatera Barat, khususnya Luak Limopuluah; Kabupaten Lima Puluh Kota dan Kota Payakumbuh, butuh percepatan dan dukungan perkembangan pembangunan. Saya punya rumus dan solusinya,” tekan Jasmi Mukhtar penuh semangat saat berbincang pekan ini di Pekanbaru.

Jasmi Mukhtar, nama yang familiar. Pernah menempuh pendidikan di SDN 08 Tanjung Pauh Payakumbuh Barat. Melanjutkan pendidikan ke SMPN 1 Payakumbuh, SMK Muhammadiyah Pekanbaru.

Jasmi Mukhtar

Jasmi Mukhtar dan keluarga.

Semangat dan mentalnya terasah di rantau. Meski segala informasi di daerah tak pernah dilepaskannya. Jasmi Mukhtar lalu bekerja wiraswasta, direktur cabang PT BKW Pekanbaru. Kini selaku Komisaris PT Rahsaka Putra Tajera Pekanbaru.

Sukses hidup Jasmi Mukhtar masih berpendapat baru sukses, jika sudah memberikan perubahan bagi masyarakat. Baginya, kemapanan hari ini baru bisa memayungi keluarga dan handai taulan.

“Saya ingin berbuat lebih besar. Insya Allah didukung oleh masyarakat Luak Limopuluah, saya akan berbuat untuk masyarakat,” janji Jasmi Mukhtar tulus.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*