Jelang Porprov, Dukungan Masyarakat Jadi Cemeti Bagi KONI Payakumbuh

DEDRIZALPAYAKUMBUH,PADANGTODAY.COM -Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Payakumbuh, Dedrizal ikut bersemangat. Sebab, ungkapnya, setiap hari masyarakat Payakumbuh terus membicarakan prestasi olahraga dan olahraga prestasi. Ini cemeti. Menurut Dedrizal, bahwa Kontingen Payakumbuh menuju Porprov XIII tahun 2014 di Dharmasraya akan berjuang habis-habisan demi nama baik Kota Payakumbuh, sebenarnya baru tantangan awal.

Advertisements

”Sebab, ukuran tantangan prestasi olahraga terletak di banyak iven. Multi iven di Porprov XIII ini adalah satu bagian dari iven lain yang menanti setiap insane olahraga; atlet, pelatih, penggiat, dan pembina olahraga. Sebab itu, tebasan hasil yang akan diraih para atlet di medan laga Porprov XIII nanti, harus lebih optimal dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar pria yang matang di urusan sosial kemasyarakatan ini.

Tugas KONI selaku lembaga yang mengkoordinasi pembinaan olahraga dan tempat cabang-cabang olahraga berpayung, terus dimaksimalkan. Database atlet, prestasi, dan peluang prestasi yang lebih tinggi di tingkat provinsi dan nasional kini terus didebut guna menjadikan Payakumbuh sebagai kota pencetak atlet-atlet berkualitas nasional.

Barangkali, ini harapan bersama. Dedrizal setuju jika dilakukan pembinaan yang kokoh dan terdukung dengan anggaran yang memadai, maka prestasi olahraga selain jadi kebanggaan, juga akan menjadi trigger atau pemacu semangat sehat jasmani warga. Warga kota yang sehat, maka pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan sosialnya akan baik pula.

KONI Kota Payakumbuh terus berupaya membangun kepercayaan masyarakat akan olahraga prestasi. Beragam program dari bidang-bidang yang ada diluncurkan dan dipergunakan bagi kelancaran tugas pembinaan olahraga prestasi secara keseluruhan.

”Secara umum dinyatakan, bahwa KONI memiliki tugas pokok merencanakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan pembinaan dan peningkatan prestasi Atlet, kinerja Wasit, Pelatih dan Manajer, guna mewujudkan prestasi keolahragaan, serta turut memperkokoh persatuan dan kesatuan dan ketahanan nasional dalam rangka mengangkat harkat serta martabat Indonesia,” kata Dedrizal.

Sejalan dengan ini, prestasi kata Dedrizal adalah capaian. Pembinaan adalah proses. Atlet adalah potensi. Maka, memadupadankan ini menjadi milik Payakumbuh, tentu dengan sinergisitas seluruh komponen yang ada. Tidak bisa hanya KONI, juga pemerintah dan masyarakat.

Dedrizal berharap agar di arena Porprov XIII 16-26 Desember tahun 2014 ini prestasi atlet yang sudah dibina dan dilatih dengan maksimal oleh pembina dan penggiat olahraga semakin tinggi. Harapan yang sudah diiringi dengan perbuatan dan program ini hendaknya berhasil guna. Insya Allah.(malin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*