Jembatan Comal Ambles, Ancam Kelancaran Mudik

pemudik-bersepada-motor-diangkut-dengan-kereta-apiJakarta, PADANGTODAY.com – Arus mudik jalur darat khususnya di Jalur Pantura tahun ini terancam macet marah. Hal ini disebabkan Jembatan Comal yang berada di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ambles kemarin malam.

Advertisements

Bahkan Jumat siang kemarin gara-gara amblesnya jalan tersebut lalu lintas lumpuh total. Ratusan kendaraan berat dari arah timur (Semarang) menuju barat (Jakarta) menumpuk di Jalur Pantura Comal hingga perbatasan wilayah Kabupaten Pekalongan.

Demikian juga, kondisi serupa terjadi pada arus lalu lintas kendaraan berat, seperti truk dari arah barat menuju timur yang menumpuk hingga mencapai sekitar lima kilometer.

Adapun mobil pribadi yang melintas dari arah timur menuju barat, harus melalui jalur alternatif dari Comal-Bodeh hingga Petarukan, Kabupaten Pemalang yang jaraknya mencapai sekitar 30 kilometer.

Jembatan yang ambles itu pun kini sudah mulai diperbaiki. Namun jika tidak segera diantisipasi, ambles jembatan di jalan paling ramai tersebut dipastikan mengancam kelancaran arus mudik.

1.Butuh waktu lima hari perbaikan Jembatan Comal
Kementerian Pekerjaan Umum memastikan Jembatan Comal, Pemalang, Jawa Tengah, yang amblas dini hari tadi, sudah bisa digunakan kembali pada masa arus mudik lebaran nanti.

Saat ini, petugas tengah mengeruk tanah untuk melihat pondasi jembatan. Ini dilakukan sembari menunggu mobilisasi rangka jembatan darurat yang didatangkan dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) V, Surabaya.

“Penanganan tersebut, akan memakan waktu kurang lebih selama 5 hari mendatang dan sudah bisa dimanfaatkan untuk lalu lintas, terutama menghadapi mudik lebaran,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian PU Djoko Mursito dalam keterangan tertulis, Jumat (18/7).

2.Arus lalu lintas akan diarahkan lewat jalur selatan
Amblesnya Jembatan Comal di Pemalang Jawa Tengah berdampak pada pengalihan arus lalu lintas yang menuju Semarang, Yogyakarta dan Magelang melewati jalur selatan di wilayah Banyumas. Menghadapi situasi tersebut, Kepolisian Resor Banyumas sudah mempersiapkan beberapa antisipasi yang dilakukan sepanjang jalur di Banyumas.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Banyumas, Ajun Komisaris Irham Kustarto mengemukakan, sudah berkoordinasi dengan Kasatlantas Brebes untuk pengalihan arus kendaraan.

“Memang mulai tadi pagi, sudah ada pengalihan arus kendaraan yang menuju Semarang, Yogyakarta dan Magelang melalui jalur selatan,” ujarnya saat dihubungi, Jumat (18/7).

3.Gubernur Ganjar akan pelototi perbaikan Jembatan Comal
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku, akan terus memantau proses perbaikan retak dan amblesnya Jembatan Comal di Kabupaten Pemalang. Alasannya, agar pengerjaan proyek itu bisa segera selesai dalam waktu yang tidak lama.

“Saya akan memantau perbaikan Jembatan Comal dengan meminta laporan berupa foto tiap enam jam sekali agar bisa segera selesai maksimal H-4 Lebaran dan dapat digunakan untuk arus mudik,” katanya di Semarang, Jumat (18/7).

“Perbaikan ini hanya sementara, nanti setelah lebaran akan dibongkar dengan yang lebih baik lagi,” ujar Ganjar, sembari menambahkan bahwa untuk mempermudah pengguna jalan mencari jalan alternatif yang bisa dilalui selama perbaikan Jembatan Comal, dia kini sudah mengunggah peta jalur alternatif melalui akun twitternya @ganjarpranowo.

4.Pemudik bersepada motor diangkut dengan kereta api
PT Kereta Api Daop IV Semarang mengaku siap menampung dan mengangkut para pemudik sepeda motor yang melewati jembatan Comal Pemalang. Langkah itu dilakukan PT KAI sebagai langkah antisipasi kemacetan panjang yang disebabkan karena amblesnya jembatan di jalur utama pantai utara (Pantura) menuju wilayah Jawa Tengah itu.

“Kami siap menampung para pemudik yang mengalami kesulitan melewati jalur darat di daerah Pemalang, Jateng. Untuk Jembatan Comal di Pemalang jika memang nantinya ada pengalihan arus dan beralih menggunakan Kereta Api, kami siap,” tegas Kepala Daop IV Semarang, Wawan Ariyanto, di Kota Semarang, Jawa Tengah Jumat (18/7).

Wawan menjelaskan pemudik yang dari arah Pemalang (Comal) bisa menggunakan Kereta Api Kaligung, Kamandaka dan kereta api dari jurusan Jakarta-Semarang. Jadi antisipasi itu bisa dilakukan.
(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*