Jepang Kembali Dihadapkan Pada Persoalan Populasi Semakin Menyusut

Salah Satu Kota di Jepang.

Salah Satu Kota di Jepang.

Advertisements

Jepang, PADANGTODAY.COM-Jepang yang semakin maju, penduduknya pun semakin rasional. Banyak di antara warga Jepang yang memilih tidak memiliki anak sehingga jumlah populasi Jepang merosot tajam.

Populasi Jepang pun makin menyusut. Kondisi seperti ini telah berjalan selama empat tahun. Jumlah populasi Jepang kembali jatuh ke angka yang sama, terakhir tahun 2000. Pemerintah Jepang mengatakan, lebih dari satu orang di antara empat orang warga Jepang kini berusia 65 tahun atau lebih.

Menurut data yang dirilis Pemerintah Jepang, populasi Jepang turun 0,17 persen atau 215.000 orang dari 127.083.000 penduduk per 1 Oktober tahun 2014. Jumlah tersebut sudah termasuk warga asing yang sudah lama tinggal di Jepang.

Sementara itu, jumlah warga Jepang yang berusia 65 tahun atau lebih meningkat dari 1,1 juta menjadi 33 juta. Jumlah warga yang lanjut usia sekarang melebihi jumlah mereka yang berusia 14 tahun atau lebih muda dengan perbandingan 2 : 1.

Pergeseran demografis tersebut merupakan kombinasi dari angka kelahiran yang rendah dan usia harapan hidup warga Jepang yang panjang.

Populasi Jepang yang makin lanjut usia ini menimbulkan persoalan bagi Pemerintah Jepang atau para pembuat kebijakan yang dihadapkan pada tantangan menyusutnya warga Jepang usia produktif, sementara jumlah pensiunan terus meningkat.

Persoalan lainnya, di Jepang sangat sedikit imigrasi. Setiap usulan agar Jepang lebih membuka diri bagi pekerja muda dari luar Jepang yang bisa membantu menutup “lubang” kesenjangan usia penduduk Jepang tersebut langsung memprovokasi reaksi keras di kalangan masyarakat.

Pemerintah Jepang telah memperingatkan bahwa populasi Jepang diperkirakan turun menjadi 86,7 juta orang pada 2060, dengan proporsi warga lanjut usia 65 tahun atau lebih diperkirakan hampir 40 persen dari total populasi Jepang.

(AFP/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*