Jepang Peringati Tragedi Gempa dan Tsunami Dahsyat Empat Tahun Lalu

Ratusan balon berbentuk burung merpati dilepaskan sebagai bagian sebuah upacara mengenang korban tsunami di SMP Yuriage, Natori, prefektur Miyagi, Jepang di tahun 2014 silam.

Ratusan balon berbentuk burung merpati dilepaskan sebagai bagian sebuah upacara mengenang korban tsunami di SMP Yuriage, Natori, prefektur Miyagi, Jepang di tahun 2014 silam.

PADANGTODAY.COM-Jepang mengenang gempa dan tsunami dahsyat yang terjadi empat tahun lalu. Peringatan tragedi yang antara lain menyebabkan PLTN Fukushima rusak berat itu dilakukan dengan mengheningkan cipta selama satu menit.

Kaisar Akihito dan Perdana Menteri Shinzo Abe memimpin upacara di Tokyo, Rabu (11/3/2015), untuk mengenang dan menghormati para korban. Upacara serupa digelar di berbagai kota yang terkena dampak bencana tersebut.

Di kota pelabuhan Minamisanriku, di Jepang bagian timur laut, para korban yang selamat bergandengan tangan dengan para relawan saat mengenang para korban.

Hampir 16.000 tewas dan lebih dari 2.500 orang masih dinyatakan hilang setelah tsunami menerjang kawasan penduduk. Proses rekonstruksi j dinilai berjalan lamban dan masih banyak pengungsi yang belum bisa kembali ke rumah-rumah mereka.

Kaisar Akihito mengatakan dampak bencana ini masih terasa berat bagi korban.

“Sangat penting untuk terus melanjutkan upaya membangun kawasan-kawasan yang aman, tanpa melupakan pelajaran (dari bencana) ini,” kata Kaisar Akihito.

Data pemerintah menunjukkan sekitar 230.000 orang masih mengungsi, yang sebagian besar di antaranya disebabkan bencana nuklir. Ini termasuk 80.000 orang yang tinggal di perumahan sementara.

“Proses rekonstruksi memasuki tahap baru. Kami akan membantu para korban untuk bisa mandiri. Sebagai pemerintah, kami akan menyediakan bantuan semaksimal mungkin,” kata PM Abe.

(BBC INDONESIA/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas