Jhonpriadi Terplih Sebagai Ketua PMI Padang Pariaman

Padang-today.com – Kepengurusan Palang Merah Indonesia Kabupaten Padang Pariaman periode 2014 – 2019 berakhir per tanggal 15 Maret 2020 yang akan datang. Banyak hal yang telah diperbuat oleh kepengurusan tersebut dan banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat khususnya di daerah itu.

Terkait akan berakhirnya masa kepengurusan itu, PMI Padang Pariaman pada hari Sabtu (29/2) menggelar Musda PMI. Secara aklamasi Sekdakab Padang Pariaman Jhon Priadi terpilih sebagai ketua periode 2020 – 2025. Kepengurusan PMI Padang Pariaman masa bhakti 2020-2025 yang diketuai Jhonpriadi ini dihadiri oleh Ketua PMI Sumbar, Aristo Munandar.

Ketua PMI provinsi Sumatera Barat  Aristo Munandar menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang selama ini telah menyumbangkan darahnya melalui PMI, dan mengapresiasi kepada Ali Mukhni atas pengabdian selama ini d PMI yang telah banyak melaksanakan kegiatan Penanggulangan pasca bencana dan pengumpulan Darah di bank darah PMI Padang Pariaman.

“Banyak hal yang telah diperbuat oleh kepengurusan tersebut dan banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat khususnya di Kab. Padang Pariaman dari pelayanan yang diberikan oleh PMI. Hal ini tidak terlepas dari dukungan seluruh Pengurus, Staf dan Relawan serta mitra-mitra PMI di Padang Pariaman,” kata Aristo.

Ia menegaskan kepada pengurus harus memahami sistem yang ada di PMI termasuk pengelolaan Markas PMI, karena tugas-tugas pengurus akan disiapkan dan dilaksanakan oleh markas nantinya. Kepala Markas dan staf harus diberi ruang untuk melaksanakan tugas-tugas kemarkasan secara baik dan sesuai dengan ketentuan.

Kepala Markas dengan dibantu unit kerja markas bertugas menyiapkan sistem pelayanan, operasional, administrasi dan kepegawaian Markas kepada Pengurus (Pasal 12 PO PMI No. 002/2016). Ini berarti bahwa markas memiliki tugas yang cukup banyak dalam mendukung kinerja pengurus.

Ia berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, agar dukungan kepada PMI Kabupaten Padang Pariaman dapat terus ditingkatkan, karena dengan meningkatknya dukungan maka layanan kepada masyarakat juga akan semakin meningkat dan kami juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerjasama yang diberikan kepada PMI selama ini.

Sementara Kepala Markas PMI Sumbar Hidayat menambahkan, Pelayanan kepalangmerahan bagi masyarakat yang membutuhkan harus dilaksanakan sebaik mungkin, segala sumber daya yang ada harus dimanfaatkan dan dioptimalkan dalam mendukung pelayanan tersebut, baik sumber daya manusia, dana maupun aset yang dimiliki.

Seluruh aset yang ada harus diberdayakan untuk mendukung operasional PMI dan pelayanan  kepalangmerahan, tidak ada alasan bagi PMI tidak bisa memberikan layanan dikarenakan tidak adanya pendukung operasional, seperti kendaraan baik roda empat maupun roda dua.

“Rencana Operasional untuk 5 tahun ke depan, yang akan ditetapkan melalui Musyawarah ini haruslah dapat mengakomodir amanat Undang-undang Kepalangmerahan. Dengan adanya undang-undang, PMI di seluruh tingkatan harus siap untuk melaksanakan 8 tugas yang diamanatkan undang-undang. Kesiapan harus dari seluruh lini, dari Sumber Daya Manusia yang kompeten, perlengkapan hingga sistem yang mendukung,” kata dia.

Saat ini PMI telah memiliki landasan hukum yang kuat, pemerintah telah mensahkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan selanjutnya dilengkapi dengan PP Nomor 7 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksana UU No. 1 Tahun 2018. Dengan adanya peraturan perundang-undangan ini, pelayanan kepalangmerahan diharapkan semakin meningkat, tugas-tugas PMI jelas secara hukum.

“Harapan kami sangat besar PMI Padang Pariaman dapat meningkatkan kapasitas organisasi dan peningkatan kapasitas SDM nya sehingga bisa melaksanakan amanah UU tersebut,” ujarnya.

Selain itu, tugas lain di UU nomoe 1 tahun 2018 itu adalah melaksanakan tugas-tugas kemanusian yang di berikan oleh pemerintah, salah satu bentuk tuga kemanusian itu adalah donor darah.

“Donor darah merupakan kegiatan yang sangat positif bagi kemanusiaan. Kita menyadari begitu pentingnya peran darah bagi setiap orang,” ujarnya.

Niat dan tindakan pendonor darah sungguh sangat mulia dan tidak dapat dinilai dengan uang sekalipun, sehingga tindakan para pendonor darah ini dapat menggugah orang maupun pihak lain melakukan hal yang sama agar tidak ada lagi ditemukan masalah kekurangan stok darah.

“Masih sedikit orang yang mau mendonorkan darahnya secara sukarela, kenyataan ini harus kita antisipasi dan harus terus disosialisasikan secara intensif, Palang Merah Indonesia Padang Pariaman juga harus konsisten menempuh cara-cara kreatif dan pro aktif agar masyarakat tergugah hatinya untuk menolong sesama,” tuturnya.

Hidayat mengimbau kepada instansi-instansi di lingkungan Pemerintah Padang Pariaman untuk turut semangat mendonorkan darahnya karena menurutnya gerakan ini sangat penting bagi orang-orang yang memerlukan.

“Seperti diketahui bersama bahwa jika rutin melaksanakan donor darah, maka tubuh akan lebih sehat. Karena darah yang disumbangkan akan diganti dengan darah baru. Kedua, saat menjalankan program kemanusiaan apalagi jika dilakukan dengan ikhlas, maka akan menjadi amal jariyah dan menjadi ladang pahala,” katanya.

kepengurusan yang baru ini diharapkan dapat membawa PMI Padang Pariaman semakin baik dan mampu mewujudkan visi PMI berkarakter, profesional, mandiri dan dicintai masyarakat.

Sementara ketua PMI terpilih, Jhonpriadi mengatakan PMI Padang Pariaman tanpa dukung oleh elemen masyarakat dan pemerintah daerah, niscaya tidak berjalan seperti yang diharapkan.

“Saya yakin dengan kerja kolektif yang sinergi, serta pembagian peran yang jelas dari setiap komponen organisasi, yaitu pengurus, pegawai, relawan dan anggota PMI, maka visi PMI itu akan tercapai,” ungkap Jhonpriadi.

Jhonpriadi pada kesempatan itu menegaskan kepada semua relawan dan Dinas, Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Padang Pariaman agar dapat bersinergi bersama PMI di daerah itu untuk mewujudkan visi PMI tersebut.

“Kita bekerja dengan keiklasan dan kerelaan, dengan aktif membantu masyarakat dan yakinlah akan menjadi amal ibadah bagi kita,” Ujar Jhonpriadi menghakiri. (SgR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas