Jimmy Napitupulu Akui Kepemimpin Wasit Semen Padang vs Arema tak Beres

PADANG,PADANGTODAY.COM -Dikutip dari beberapa web, mantan wasit nasional Jimmy Napitupulu yang menyaksilan laga ini secara langsung di Stadion Agus Salim, menilai wasit yang memimpin pertandingan Semen Padang kontra Arema Cronus, Novari Ikhsan Arilaha, tidak beres dan membuat kesalahan fatal.

Dari 90 menit pertandingan, Jimmy melihat ada dua kesalahan fatal yang dilakukan Novari. Kesalahan pertama terjadi pada menit ketiga. Ketika itu, penyerang Semen Padang, Osas Saha lolos dari jebakan off-side. Dari luar kotak penalti, dia melepaskan tendangan. Di saat bersamaan, Kurnia Meiga datang menghadang. Dengan kakinya, Meiga mengarahkan kakinya ke arah selangkangan Osas Saha. Tapi anehnya, wasit tidak memberikan tendangan bebas untuk Semen Padang. Meiga juga tidak diganjar kartu merah.

“Saat bola ditendang Osas Saha dan melewati Meiga, maka bola itu bersifat advantage (milik Osas Saha). Bola mengarah ke gawang tapi lajunya pelan. Bola berhasil dibuang (Victor Ignonefo) tapi anehnya tidak ada pelanggaran,” katanya.

Pria berusia 48 tahun tersebut menjelaskan kesalahan fatal kedua Novari terjadi pada masa injury time. Wasit lagi-lagi membuat keputusan kontroversial. Novari tak memberikan hadiah penalti untuk Semen Padang setelah Victor Igbonefo melanggar Esteban Vizcarra di kotak terlarang. Padahal wasit berada di posisi yang tepat dan melihat jelas kejadian itu.

“Ketika itu posisi sangat menentukan tuan rumah untuk menang. Tapi awalnya, posisi Vizcarra sudah off-side dan asisten wasit ragu untuk mengangkat bendera. Jelas itu off-side. Karena hal itu terjadi perdebatan di akhir laga,” ucap Jimmy.

Melihat kesalahan tersebut, Jimmy menilai Novari tidak mempunyai semangat untuk mempimpin pertandingan yang berakhir imbang 2-2.

“Memang waktu masuk lapangan nafasnya disedot (seperti tertekan). Saya melihat ini ada apa-apa. Dia memimpin laga tidak bergairah,” tutup pria asal Riau tersebut. (*/can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*