Jokowi-JK Sadar Arti Penting Infrastruktur Dan Pertumbuhan Ekonomi

Jokowi Jk
JAKARTA, PADANGTODAY.COM – Pasangan presiden dan wakil presiden terpilih 2014-2019, Joko Widodo-Jusuf Kalla menyadari betul arti penting infrastruktur bagi pertumbuhan ekonomi. Karenannya, duet yang dikenal dengan sebutan Jokowi-JK itu akan menggagas metode pendekatan baru dalam mengelola infrastruktur nasional.

Advertisements

Menurut Deputi Kantor Transisi Jokowi-JK, Akbar Faizal, ada lima ragam pendekatan baru yang akan diterapkan. Pertama adalah pembangunan infrastruktur harus melibatkan semua sektor dan tidak parsial.

“Kedua, Infrastruktur harus dipandang secara holistik tidak hanya berhenti pada instrumen pertumbuhan ekonomi semata, terapi juga berkaitan dengan dimensi pemerataan, lingkungan dan sosial yang berkelanjutan,” ujar Akbar dalam keterangan persnya Jumat (22/8).

Pendekatan ketiga adalah perencanaan infrastruktur yang mempertimbangkan konektifitas nasional berbasis maritim. Sementara yang keempat adalah harus adanya gambaran luas tentang pengelolaan infrastruktur nasional. “Dan terakhir, pengelolaan infrastruktur harus melibatkan potensi swasta,” kata deputi yang membidangi infrastruktur, perumahan rakyat dan transpotasi ini.

Lebih lanjut Akbar mengatakan bahwa Jokowi-JK sudah berkomitmen untuk membangun berbagai infrastuktur baru. Di antaranya, infrastruktur kelistrikan yang akan menambah minimal 35 ribu MW (mega watt) listrik baru.

Jokowi-JK juga berencana membangun setidaknya 2000 km baru. Pembangunan 10 kawasan Industri baru berikut hunian untuk para buruh juga ikut dijanjikan.

“Jokowi-JK juga berkomitmen membangun 5.000 pasar tradisional di seluruh Indonesia dan memodernisasi pasar tradisional yang telah ada,” pungkasnya. (dil)