Kabupaten Solok Targetkan 32 Kampung KB Belajar ke Koto Katik

Teks: PKB pembina wilayah Koto Katik, Maryulis Max memaparkan konsep Rumah DataKU ke rombongan X Koto Singkarak.

Padangpanjang, PADANG-TODAY.com-Kendati Kota Padang Panjang hanya memiliki 3 Kampung KB, namun semuanya dianggap baik dan berkualitas. Sehingga wajar Padang Panjang menjadi barometer percontohan Kampung KB bagi daerah lain.

“Kami menargetkan dari 32 Kampung KB di Solok, bisa belajar kemari,” sebut Sekretaris Dinas PPKB PPPA Kabupaten Solok, Syafrizal Bahar saat memberikan kata sambutan dalam kegiatan studi tiru ke Rumah DataKU Kampung KB Koto Katik, Sabtu (26/10/2019).

Membawa 66 anggota rombongan dari Kampung KB Nagari Tanjung Alai dan Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Syafrizal menyebutkan, dari 74 Nagari di Solok, pihaknya juga menargetkan hingga tahun 2021 semuanya memiliki kampung KB.

“Saat ini kami baru memiliki 32 kampung KB dari 74 nagari yang ada. Pada 2021 ditargetkan akan ada 74 kampung KB di Kabupaten Solok,” ungkapnya.

Ditambahkan Syafrizal, dari 74 nagari ini, 10 nagari sudah datang ke Koto Katik untuk melakukan studi tiru. Rombongan pertama yang datang adalah Nagari Jawi-Jawi di Kecamatan Gunung Talang. Kampung KB Balai Oli di nagari ini, datang ke Koto Katik pada 27 Agustus lalu, menjadi “pembuka kran” kegiatan studi tiru di Koto Katik. Lalu disusul Kampung KB Koto Gadang, Nagari Talang.

Dari Kecamatan Kubung, sudah mengirim dua nagari ke Koto Katik, yaitu Nagari Koto Hilalang dan Gauang. Lalu dari Kecamatan Danau Kembar sudah datang rombongan Kampung KB Nagari Kampung Batu Dalam. Disusul tiga Nagari dari Kecamatan Bukit Sundi, yaitu Nagari Kenari, Dilam dan Bukit Tandang.

Terakhir, Nagari Tanjung Alai dan Koto Sani yang datang hari ini.

Bagi Syafrizal sendiri, kedatangannya memimpin rombongan ke Koto Katik adalah kali kedua.

“Saya senang bisa kemari lagi lantaran Koto Katik memang menginspirasi. Saya minta rombongan yang datang, bisa merekam dan meniru. Sehingga nantinya, mudah-mudahan Kampung KB bisa menyamai Koto Katik,” harapnya.

Sementara itu, PKB pembina wilayah Koto Katik, Maryulis Max menyebutkan, sejauh ini sudah 21 rombongan, baik dari dalam Provinsi Sumatera Barat, maupun provinsi tetangga, yang melakukan studi tiru ke Koto Katik. Dengan jumlah anggota rombongan mencapai 800-an orang.

“Minggu depan, kami akan kedatangan 3 rombongan dari Kabupaten Tanah Datar, Kota Solok dan Kabupaten Pesisir Selatan,” sebutnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*