Kabut Asap Tebal, Polisi Bagi-Bagikan Masker, Imbau Pemkab Liburkan Anak Sekolah

Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota AKP Rico Safutra bagi-bagi masker. Kabut asap kian tebal. Berbahaya.

Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota AKP Rico Safutra bagi-bagi masker. Kabut asap kian tebal. Berbahaya.

Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota AKP Rico Safutra bagi-bagi masker. Kabut asap kian tebal. Berbahaya.

Kasat Lantas Polres Lima Puluh Kota AKP Rico Safutra bagi-bagi masker. Kabut asap kian tebal. Berbahaya.

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Kondisi kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, pagi ini terlihat lebih pekat. Jarak pandang hanya berkisar 50 meter. Kondisi ini membuat jajaran Polisi Lalu Lantas Polres Limapuluh Kota melakukan aksi sosial bagi-bagi masker dan mengingatkan pengendara untuk tetap menyalakan lampu kendaraan guna antisipasi kecelakaan lalulintas. 

Kabut asap di Kabupaten Limapuluh Kota terlihat semakain parah, kondisi ini disebabkan karena Kabupaten Limapuluh Kota berada dekat dengan Propinsi Jambi dan Riau. “Untuk menghindari dampak terhadap kabut asap tersebut, kami dari jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Limapuluh Kota,  sengaja melakukan aksi bagi-bagi masker terhadap pengguna kendaraan dan pejalan kaki yang sedang menuju kantor dan sekolah,” ujar AKP Riko Syafutra Kasat Lantas Polres Limapuluh Kota saat ditemui Kabarancak.Com di simpang Tanjung Pati, Kabupaten LimaPuluhkota, Rabu (3/9) pagi.

Aksi bagi masker itu sendiri, lanjut Riko Syafutra,  dilakukan sambil mengatur arus lalu lintas di jalur Lintas Sumatera yang cukup padat pada pagi hari. Menurut Riko Syafutra, kondisi kabut asap ini sudah terjadi sejak satu minggu terakhir, namun kondisi paling parah baru dua hari ini.

Sejumlah anggota lantas ini terlihat langsung membagikan dan memasangkan masker ke warga, sambil mengingatkan pemilik kendaraan untuk selalu menyalakan lampu kendaraan di siang hari, guna menghindari terjadinya kecelakaan lalulintas.

”Selama dua hari ini, kami sudah membagi-bagikan sekitar 2.000 masker. Jumlah tersebut masih jauh kurang, karena masih banyak pengendara yang belum mendapatkannya,” ujar Kasat Lantas asal Pasaman ini.

Sementara, sejauh ini belum ada himbauan dari Pemeritah Kabupaten Limapuluh Kota untuk meliburkan siswa dari sekolah, guna menghindari ganguan pernafasan pada anak-anak sekolah.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*