Kadiskes Sumbar: Tips Tetap Sehat Selama Bulan Ramadhan

Oleh: dr. Hj. Mery Yuliesday, MARS.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat

Kadis Kesehatan Sumbar, dr. Hj. Mery Yuliesday, MARS.

Kadis Kesehatan Sumbar, dr. Hj. Mery Yuliesday, MARS.

Puasa tidak hanya membutuhkan niat, tapi harus didukung dengan kondisi tubuh yang optimal. Agar tetap sehat dan bugar selama puasa ada baiknya kita memperhatikan asupan saat sahur dan berbuka. Berikut beberapa tips agar bugar dan sehat selama puasa:

Saat sahur

Perbanyak konsumsi sayur dan buah karena kandungan serat pada sayur dan buah dapat membuat proses pencernaan lebih lama sehingga dapat menahan rasa lapar. Hindari makanan dan minuman yang bersifat manis karena membuat cepat lapar pada siang hari.

Saat berbuka

Segera minum cairan yang manis agar kebutuhan tubuh akan cairan dan glukosa segera terpenuhi. Hindari makanan terlalu banyak saat berbuka karena dapat memperberat kerja lambung.

Jangan langsung berbuka dengan kalori tinggi karena akan menguras banyak energy. Sebaiknya buka puasa dengan buah,karena tidak memperberat system pencernaan.

Konsumsi air putih

Tetap usahakan minum air putih sebanyak 8 gelas sehari.

Hindari makanan yang pedas, berlemak, bersantan karena dapat merangsang peningkatan asam lambung terutama jika menderita gastritis.

Saat berpuasa terutama saat sahur hindari minuman yang bersifat diuretic seperti teh.
Tetap berolahraga setiap hari.

Olahraga yang dilakukan olahraga ringan yang tidak menguras banyak energi seperti jalan kaki 15-30 menit , sepeda santai menjelang berbuka puasa. Ada baiknya olah raga dilakukan sebelum berbuka puasa.

Makanlah karbohidrat kompleks saat sahur seperti ubi, jagung, singkong, oatmel, roti gandum, dan nasi merah karena kadar gula nya rendah dan dapat menahan lapar lebih lama.

Ada juga beberapa hal yang perlu diperhatikan pada mereka dengan kondisi khusus seperti pada ibu hamil dan menyusui, serta pada lansia.

Pada Ibu hamil dan Menyusui

Tiap ibu hamil dan menyusui mempunyai kondisi yang berbeda. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan bagi ibu hamil dan menyusui yang ingin berpuasa

Konsultasi dengan dokter apakah memungkinkan ibu hamil atau menyusui untuk berpuasa. Jika diperbolehkan untuk berpuasa tentunya dengan catatan.

Tatap penuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan menyusui. Puasa pada dasarnya hanya menggeser waktu wakan. Pada ibu hamil dan menyusui tetap makan 3x/ hari caranya dengan makan setelah sholat tarawih.

Pada ibu menyusui perlu tambahan makanan seperti daun katu, daun papaya, perbanyak minum air hangat, jika perlu tambahan suplemen penambah asi. Puasa juga berpengaruh kepada irama menyusui.

Usahakan menyusui lebih lama setelah sahur dan segera menyusui setelah berbuka. Pada ibu menyusui, dimana bayi masih asi ekslusif, tidak disarankan untuk berpuasa.

Perlu diperhatikan pada ibu hamil dan menyusui jangan memaksakan diri untuk berpuasa, jika terasa lemas, pusing, muncul tanda-tanda dehidrasi, segera batalkan puasanya.
Pada Orang Tua/Lansia.

Tidak ada larangan bagi orang tua/lansia untuk berpuasa. Namun sebelum melaksanakan puasa, ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian lansia:

Pastikan kondisi fisik lansia kuat dan mampu melaksanakan puasa, dengan memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter. Selain itu sebaiknya juga diikuti dengan pemeriksaan laboratorium yang mengarah pada penyakit tertentu.

Tetap laksanakan pola makan sehat. Selain memperhatikan gizi seimbang,juga perhatikan porsi sajian., karena suplemen manapun tidak akan mampu menggantikan kebutuhan gizi para lansia.
Perlu diperhatikan, sebaiknya mengkonsumsi makanan berserat, kurangi lemak dan kolesterol, batasi pemakaian garam, tetap perbanyak cairan dengan minum air putih sebanyak 2 liter/hari.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas