Kalimus Juru Pengairan Payakumbuh, Rebut Sepeda Motor, 2 Mesin Sinsaw dan Mesin Potong Rumput

Kalimus, nomor empat dari kiri, bersama tim penilai pusat dan Walikota Riza Falepi serta Kadis PSDAumbar Ali Musri, saat penilaian tahun lalu.

Kalimus, nomor empat dari kiri, bersama tim penilai pusat dan Walikota Riza Falepi serta Kadis PSDAumbar Ali Musri, saat penilaian tahun lalu.

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Kalimus, ST,  staf Bidang Pengairan Dinas PU Kota Payakumbuh, sukses merebut sebuah sepeda motor jenis Honda Blade dan  masing-masing dua mesin sinsaw serta dua mesin potong rumput buat Dinas PU Payakumbuh. Lelaki tiga anak ini,  merebut hadiah tersebut setelah  keluar sebagai juara harapan  I dalam Lomba Juru Pengairan Tingkat Nasional  2014.

Kadis PU Payakumbuh Marta Minanda, ST, MT didampingi Kalimus serta Kabid Pengairan Ir. Muslim, M. Si, di Payakumbuh, Minggu (15/3), menginformasikan, meski hanya mampu sebagai juara harapan pertama, namun  Kalimus telah mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional. Karena, selain satu-satunya wakil Daerah Tuah Sakato, Kalimus juga merupakan mewakili Pulau Sumatera.

“Kita sangat senang dengan prestasi juru pengairan itu,” sebut Marta.

Penilaian juru pengairan terbaik itu, dikatakan, sangat ketat. Tim dari Kementerian PU langsung turun ke lapangan, ke daerah kerja Kalimus.  Objek kunjungan  lapangan tim waktu itu, daerah irigasi Sungai Dareh, daerah  irigasi Bulakan, daerah irigasi Batang Sikali dan  daerah irigasi Banda Darek. Daerah irigasi dimaksud merupakan tanggung jawab Kalimus, terutama dalam mengatur air buat persawahan petani.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi  yang dihubungi, mengaku, sangat senang dengan prestasi yang diukir Kalimus.  Tidak hanya mengharumkan nama Payakumbuh, tapi Kalimus telah menambah aset pemko atau Dinas PU buat pemeliharaan saluran irigasi di kota ini. Sepeda motor yang dibawa pulang, pantas diberikan kepadanya, sebagai kendaraan operasional, kata walikota.

Dikatakan, tugas Kalimus dalam pemeliharaan irigasi cukup berat dan melalahkan. Pasalnya, meski Payakumbuh merupakan daerah perkotaan, tapi alamnya masih deso. Makanya,  bidang pengairan sangat menjadi prioritas, terutama dalam memelihara dan membangun jaringan irigasi. Dalam hal ini, tenaga juru pengairan di Payakumbuh,  akan terus menjadi perhatian pemko, sebutnya.

Luas layanan irigasi sudah mencapai 25.210 hektar sawah dan  dilewati 70 daerah irigasi (DI). Dari 70 DI  itu,  65 DI menjadi tanggung jawab Pemko Payakumbuh dan 5 DI tanggung jawab Pemprov Sumbar. Sementara itu, Dinas PU punya 1 pengamat pengairan, 4 juru pengaiaran dan 32 petugas lapangan.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*