Kapal Pengangkut Gas Elpiji Dilaporkan Hilang Di Perairan Simeulu

Ilustrasi kapal hilang

Ilustrasi kapal hilang

PADANGTODAY.COM– Kapal pengangkut gas elpiji ke Pulau Simeulu sejak Jumat (6/3) pekan lalu dilaporkan hilang di perairan Simeulu. Sampai sekarang kapal berbobot 30 Gross Ton ini belum diketahui nasibnya.

Tim Search and Rescue (SAR) Aceh saat ini sudah mulai melakukan pencarian di kawasan perairan Simeulu setelah mendapat laporan kapal pengangkut elpiji itu hilang kontak. Kapal tersebut mengangkut 30 tabung gas elpiji berukuran 12 kilogram buat didistribusikan di Pulau Simeulu.

Kepala Operasional SAR Aceh, Ibnu Harris membenarkan kapal pengangkut gas elpiji itu hilang kontak dan telah menerima laporan itu dari masyarakat. SAR kemudian langsung berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan buat melakukan pencarian.

Kapal pengangkut gas elpiji itu diketahui berangkat dari pelabuhan Labuhan Haji, Kabupaten Aceh Selatan menuju ke Kepulauan Simeulu. Tetapi hingga Sabtu malam, agen elpiji setempat mengaku belum menerima laporan keberadaan kapal itu.

“Berdasarkan laporan, seharusnya kapal itu sudah masuk ke pelabuhan di Simeulue,” kata Ibnu di Banda Aceh, Senin (9/3).

Pihak SAR bersama tim BPBD Aceh Selatan telah memulai pencarian siang ini. Mereka akan menyisir kawasan-kawasan tempat terakhir hilangnya kontak dengan kapal pengangkut itu. Diperkirakan hilangnya komunikasi dengan kapal akibat cuaca buruk terjadi di kawasan perairan Aceh Selatan belakangan ini.

Kondisi cuaca setempat menurut laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh masih dilanda hujan ringan disertai petir. Hal itu diperkirakan terjadi di kawasan pantai barat dan selatan selama sepekan ini. Kecepatan angin mencapai 24 sampai 26 kilometer per jam dan kelembapan mencapai 65 sampai 96 persen.

(ary/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas