Kasatgas Polhut Tanah Datar Dihakimi Massa

Mobil Polhut .

Mobil Polhut .

Advertisements

Tanah Datar.PADANGTODAY.com-Polisi Kehutanan Kabupaten Tanah Datar, David Purba babak belur dan harus dilarikan ke Rumah Sakit MA Hanafiah Batusangkar, Rabu 5/11 sekira pukul 11.00 Wib. Akibat amuk kurang lebih 20 orang Warga Jorong Kubang Landai Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas kabupaten Tanah Datar.

Kapolres Tanah Datar, AKBP Nina Febri Linda melalui Kapolsek Tanjung Emas, AKP Parman mengatakan
“Kejadian bermula saat David Purba yang merupakan Kasatgas di Polhut tersebut datang ke SMPN 1 atap Kubang Landai bersama rekannya Yendri Kasi Pengelolaan dan Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan Tanah Datar , sekira pukul 09.30 WIB untuk mengecek keberadaan kayu yang digunakan untuk pembangunan SMP tersebut, di sekolah ia menemui pihak sekolah, namun tidak berapa lama langsung datang warga dan mengeroyoknya, “ujar AKP Parman.

Sekitar pukul 10.00 WIB Polsek Tanjung Emas mendapat telepon dari warga tentang kejadian amuk massa ini, dan langsung menuju ke lokasi kejadian, untuk mencegah hal hal yang tidak di inginkan David Purba langsung diamankan bersama kendaraan dinasnya oleh anggota Polsek Tanjung Emas. Tampak dahi korban terluka saat ia keluar dari Mapolsek.

Menurut pengakuan Purba kepada polisi, hal ini terjadi akibat kesalahpahaman masyarakat dengan David Purba. Karena diduga bahan bangunan sekolah tersebut menggunakan kayu pinus, Saat itu ia hendak memberikan penyuluhan terhadap masyarakat yang menggunakan kayu itu, namun masyarakat salah tanggap seolah-olah anggapan masyarakat Polhut akan menyita kayu tersebut sampai terjadi kejadian ini.

Yendri rekan Purba yang pada saat itu berada juga di tempat kejadian saat bersama padangtoday.com di halaman polsek mengatakan, “Saya hanya bisa melihatnya diamuk warga, untung saja saya tadi tidak memakai seragam dinas Kehutanan, jadi warga tidak mengganggu saya, Purba hampir saja ditusuk salah seorang warga dengan pisau, namun untung warga lainnya mengambil pisaunya itu, “ujarnya

Pada saat itu juga setelah kejadian Polsek Tanjung Emas bersama kabag opss polres tanah datar langsung mengelar pertemuan dengan wali nagari, wali jorong, ketua PPRN, pemuda dan masyarakat menghimbau semua pihak untuk kedepannya semua masalah bisa di selesaikan secara baik-baik dan menjauhi bentuk tindakan-tindakan kekerasan.
kasus tengah ditanggani polsek tanjung emas guna penyelidikan lebih lanjut.(romi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*