Kasus Pencurian Dan Kekerasan Pria Bersebo Masih Belum Terungkap

PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Kapolres Pariaman AKBP Gandung D Wardoyo SIk menyatakan, pelaku kasus pencurian dan kekerasan menimpa korban Eli Marni (45) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kampung Tanjung, Kenagarian Cimpago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam masih belum terungkap.

Advertisements

“Sebab, Barang Bukti (BB) yang kita temukan di lokasi kejadian sangat minim. Meski kita telah membentuk tim gabungan Polres Pariaman dengan Polsek V Koto Kampung Dalam,” kata Gandung D Wardoyo SiK kepada Padangtoday, kemarin.

Kemudian katanya, tim gabungan tersebut saat ini telah melakukan berbagai upaya, seperti mempersempit ruang gerak pelaku dengan melakukan kerja sama dengan toko mas dalam wilayah hukumnya dan luar. Sebab, kemungkinan pelaku menjual perhiasan emas kepada salah satu toko masa dalam wilayah hukum Polres Pariaman.

“Kita mengakui kalau penyidik sedikit kesulitan dalam mencari indentitas pelaku. Sebab, alibi-alibi yang menguatkan sangat minim ditemukan di lokasi kejadian. Meski begitu kita tetap melakukan upaya dalam ungkap kasus ini. Kita butuh dukungan semua pihak dalam pengungkapnya,” ujarnya.

Selanjutnya, korban Eli Marni sedikit mengalami depresi akibat musibah yang menimpa diirnya. Sehingga keterangan yang diberikannya sedikit kurang tepat dari sasaran. Namun demikian, penyidik akan tetap berusaha melakukan upaya agar secara bertahap dapat diketahui pelakunya.

“Yang jelas kasus lelaki memakai penutup kepala mencuri perhiasan emas korban Eli Marni masih dalam pengungkap. Namun, kasus ini murni kasus maling dengan cara kekerasan memakai penutup kepala ( sebo). Kita butuh dukungan semua pihak, sehingga kasus ini cepat terungkap,” ungkapnya.

Seperti berita koran ini sebelumnya, lelaki bersebo yang melakukan pencurian dengan kekerasan kepada korban Eli Marni (45) Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Kampung Tanjung, Kenagarian Cimpago, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padangpariaman.

Korban saat itu tersungkur dalam dapur rumahnya. Tak pelak lagi, korban yang juga seorang janda itu tidak sadarkan diri setelah kepalanya dipukul seorang lelaki tidak dikenal mempergunakan penutup kepala ( sebo), Senin (26/1) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pelaku langsung menyikat perhiasan emas sang korban sebanyak 10 mas yang terdiri 5 mas berbentuk kalung dan 5 mas berbentuk gelang. Sayangnya, kejadian tidak diketahui korban, karena saat kepalanya tertimpa kayu balok tidak sadarkan diri. Korban mengetahui setelah sampai di RSUD Pariaman.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*