Keberadaan Bupati Irdinansyah Masih Menjadi Tanda Tanya

Papan keterangan keberadaan Bupati Irdinansyah yang masih menyatakan keluar. (ddy)

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Keberadaan kepala pemerintahan tertinggi di Kabupaten Tanah Datar, Bupati Irdinansyah Tarmizi keberadaannya masih menjadi tanda tanya sebagian masyarakat.

Sejak dinyatakan sakit dan menjalani operasi beberapa bulan lalu, tidak banyak yang tahu bagaimana kondisi terkini Bupati Irdinansyah. Dan bahagian Humas Setdakab sendiri sebagai corong informasi masih belum memberikan pernyataan resmi.

Informasi media www.padang_today.com yang di dapat di bagian sespri (sekretaris pribadi) Bupati di Komplek Perkantoran Pemda Pagaruyung, senin (08/01/18) jika papan nama Bupati Irdinansyah Tarmizi menyatakan keluar atau tidak berada di tempat.

“Belum ada informasi kehadiran bapak hari ini masuk kantor pak, mungkin masih berada di rumah dinas atau bisa jadi belum kembali dari Jakarta,” ungkap salah seorang sopir dinas Bupati Saiful.

Ketika ditanya keperluan Bupati Irdinansyah ke Jakarta, Saiful mengatakan tidak mengetahui persis, apa sedang melaksanakan dinas atau memang sedang menjalani ceck kesehatan pasca operasi.

Kepala Bahagian Humas Setdakab Tanah Datar Syahril melalui Kasubag Humasnya Wan Muharwan menyatakan, jika sekilas kita sampaikan bahwa bapak Bupati tetap aktif seperti biasa, menjalankan roda pemerintahan seperti biasa.

“Bapak Irdinansyah Tarmisi masih melakukan pengadministrasian surat – surat sebagai kepala daerah di rumah dinas Indo Jolito. Namun acara acara kegiatan seremonial seperti zikir bersama tahun baru memang belum bisa dihadiri karena kondisi kesehatan yang belum sempurna,” ungkap Wan Muharwan.

Hingga berita ini diturunkan, kealpaan Bupati Irdinansyah belum diketahui secara pasti tentang penyakit apa yang dideritannya. sampai saat ini wartawan media cetak dan elektronik di Tanah Datar masih menunggu pernyataan resmi dari pihak terkait.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*