Kedai Kopi Des/Dt Harapkan Suntikan Dana, Anggota DPRD Aribus Madri Janji Memfasilitasi

Era Desfita saat mengambil soto pesanan konsumen. Berharap dukungan moda pemerintah.

Era Desfita saat mengambil soto pesanan konsumen. Berharap dukungan moda pemerintah.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Sejak membuka usaha berupa lapau kopi, yang sehari-hari menjual soto, lontong dan makanan ringan lainnya, belum pernah tersentuh dengan program pemerintah, seperti adanya dana bergulir dan pinjaman jangka lunak dengan bunga rendah.

Kita mendukung program pemerintah daerah Kota Payakumbuh, dengan berbagai cara membantu rakyat kecil, utamanya dibidang mikro dan usaha kecil. Seperti BLUD, koperasi dan sebagainya.

”Namun, karena dalam proses peminjaman, nasabah diwajibkan mengaggunkan borohnya, berupa sertifikat dan BPKB, tentu saja banyak diantara masyarakat yang agak keberatan,“ ujar Hendri Dt Pangulu Sati (49) didampingi istrinya Era Desfita (44) di warungnya yang berada tepat di seberang Gedung DPRD Payakumbuh, Kamis (12/2).

Menurut suami istri yang berkedai di simpang Payolansek, kecamatan Payakumbuh Barat, persisnya didepan kantor DPRD tersebut. Lepau yang diberi merek Des/Dt, memang di hari libur tidak buka, karena langganannya banyak di kalangan pegawai. Kedai kopi ini bersebelahan pula dengan Kantor Pengadilan Negeri Kota Payakumbuh.

Soal pelanggan, langganan kedai semakin lama kian bertambah. Sebab itu, Datuak berencana menambah satu menu lagi, yakni menjual mpek-mpek Palembang.

”Biasanya, kami  buka siang saja. Ke depan, direncanakan akan membua siang malam dengan omset seadanya,” Era menimpali.

Selama ini, masakan dijual di kedai kopi selalu mendapat tempat di kalangan pejabat. Misalnya, ketika ada acara di rumah dinas alikota Payakumbuh, acara pameran dan sebagainya, soto Des/Dt tak pernah ketinggalan disajikan dirumah dinas kepala daerah.

“Harapan kita, kepada pemerintahan, tentu adan sedikit keringanan, dalam rangka suntikan dana. Agar usaha setiap masyarakat dapat berkembang pesat. Sebab, di Kota Payakumbuh, masyarakat banyak bergelut di bidang usaha warung kecil,“ ujar Dt dan Des.

Oleh Aribus Madri, Anggota Komisi B DPRD Kota Payakumbuh, yang membidangi Koperindag, Pasar dan UMKM serta bidang Penanaman Modal mengatakan DPRD bekerja sebagai penyambung lindah rakyat. Sebagai wakil rakyat, bekerja untuk rayat dan kembali untuk rakyat. DPRD selalu membuka diri.

Tentang aspirasi Datuak yang ingin kedainya kian besar dengan modal yang cuku, akan disampaikan kepada Dinas terkait.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas