Kegiatan SKPD Di Lingkungan Pemerintah Kota Pariaman Berdampak Pada Percepatan Pertumbuhan Ekonomi

RZA_8270[1]
PARIAMAN, PADANGTODAY.com-Serapan APBD melalui pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman memberikan dampak terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman, dimana pada tahun sebelumnya laju pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman 6,02% menjadi 6,05%. Hal ini disampaikan Walikota Pariaman disaat penyampaian nota penjelasan LKPJ tahun 2014 dalam sidang Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD KOta Pariaman, Mardison Mahyudin, Senin (20/4) di Gedung DPRD Kota Pariaman.

LKPJ ini diterima secara simbolis oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Mardison mahyudin disaksikan oleh segenap Anggota DPRD Kota Pariaman, Sekda Kota Pariaman armen , Kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kepala Desa se-Kota Pariaman.

Dalam sambutan Walikota Pariaman Mukhlis R mengatakan sesuai dengan pasal 18 Peraturan Pemerintahan Nomor 03 Tahun 2007, muatan LKPJ terdiri dari, Arah Kebijakan Umum Pemerintahan Daerah, Pengelolaan keuangan daerah secara makro, termasuk pendapatan dan belanja daerah, Penyelenggaraan urusan Desentralisasi, Penyelenggaraan Tugas Pembantuan dan Penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, jelasnya.

Tahun 2014 belanja daerah Kota Pariaman sebesar Rp658,43 M terealisasi sebesar Rp505,92 M (76,84%). Realisasi pendapatan 97,79% dari target yang ditetapkan sebesar Rp570,68 M. Dengan komposisi capaian Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp26,68 M (129,59%) dari target sebesar Rp20,59 M. Capaian dana perimbangan Rp441, 3 M (100,08%) dari target Rp440,95 M. Ucapnya.

Selanjutnya, capaian lain-lain pendapatan asli daerah yang sah sebesar Rp84,40 M (77,33%) dari target sebesar Rp109,14 M. Bila dibandingkan tahun sebelumnya Pendapatan Kota Pariaman bedasarkan realisasi yang diterima adalah sebesar Rp470, 91 M naik sebesar 17,30 persen. Tambahnya.

“Serapan APBD ini, melalui pelaksanaan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Pariaman memberikan dampak terhadap percepatan pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman, dimana pada tahun sebelumnya laju pertumbuhan ekonomi Kota Pariaman 6,02% menjadi 6,05%,” ungkap Walikota.

Kemudian capaian Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pariaman sudah mencapai 75,46, sudah diatas rata-rata IPM Provinsi Sumbar yang hanya 75,01. Bedasarkan angka tersebut, Kota Pariaman sudah termasuk dalam status pembangunan manusia menengah keatas, tandasnya.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*