Kejaksaan Negeri Lubukbasung Akan lakukan Penyidikan Terhadap Kasus Korupsi Sewa Ruko Pasar Lama Lubukbasung

Kantor pengadilan Lubukbasung

Kantor pengadilan Lubukbasung

Advertisements

Lubukbasung, PADANGTODAY.com-Setelah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak mulai 11 juli 2014 lalu, Kejaksaan Negeri Lubukbasung menaikkan kasus dugaan korupsi sewa ruko dan kios di pasar lama Lubuakbasung dari status penyelidikan menjadi penyidikan. Hal tersebut seperti dikatakan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Lubukbasung, Setyo Pranoto, Rabu (17/9) di ruang kerjanya. Ia mengatakan, bahwa setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik menemukan adanya tindak pidana korupsi, sehingga telah memenuhi syarat untuk dinaikkan statusnya ke tingkat penyidikan.

” Nanti penyidik akan akan mencari dan mengumpulkan barang bukti sehingga membuat terang kasus tindak pidana korupsi ini sampai mengarah dan menemukan tersangka. Kita akan memanggil para saksi baik dari pemilik ruko dan kios sampai ke pihak instansi terkait dan secepatnya akan memproses penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyangkut pemasukan daerah melalui PAD ” ujarnya kepada wartawan.

Setyo menambahkan, pasar Lama Lubukbasang memiliki luas 12.000 meter bujur sangkar dengan hak Guna Bangunan (HGB) seluas 3000 meter bujur sangkar. Sebelumnya pengelolaan Pasar Lama Lubukbasung dilakukan oleh pihak ketiga, kemudian pengelolaannya beralih ke perorangan.

Pihak Kejaksaan akan memanggil semua pihak yang terkait dengan pengelolaan ruko dan kios untuk dimintai keterangan. ” Semenjak tahun 2009 sampai 2014, hasil pengelolaan ratusan ruko dan kios tidak masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), kita menghitung besarannya sekitar Rp 1 milyar ” tambahnya.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*