Kejar Target Sanitasi Layak, MCK Plus Parik Rantang Diresmikan

Walikota Riza Falepi menandatangani prasasti, perersmian MCK Plus di Kelurahan Parik Rantang, Selasa.

Walikota Riza Falepi menandatangani prasasti, perersmian MCK Plus di Kelurahan Parik Rantang, Selasa.

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Masyarakat Kelurahan  Parit Rantang Kecamatan  Payakumbuh Barat berbahagia menyambut peresmian MCK Plus di Masjid Batirai oleh Walikota Payakumbuh Riza Falepi,  Selasa (23/2). Kebahagiaan itu tidak saja terlihat dari antusiasme warga yang menyaksikan acara peresmian tetapi juga disampaikan tokoh masyarakat setempat Drs. Ridwan secara lisan.

“Kami sangat bergembira dan berterimakasih kepada pemko,  sehingga kami memiliki MCK dan tempat berwudhu yang layak” tutur  Ridwan penuh semangat dalam sambutannya.

Peresmian ditandai dengan pemotongan pita, penandatanganan prasasti dan pembukaan selubung papan nama. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Walikota Payakumbuh Suwandel Muchtar, anggota DPRD Marhidayandi, Kadis PU Marta Minanda, Kapolsek Nusyirwan, Camat Payakumbuh Barat, dan Lurah Parit Rantang.

MCK Plus itu dibangun di bawah koordinasi KSM Berkah dan pengawasan Dinas PU kota Payakumbuh. MCK Plus dibangun dengan dana sebesar Rp350 juta, berasal dari DAK Kementerian PU  lewat program SLBM dan  swadaya masyarakat.

Pembangunan MCK plus ini dikatakan Walikota Riza Falepi sebagai bagian dari program 100-0-100 Kementerian PU dan PR. Program ini menargetkan Indonesia pada tahun 2019 mencapai 100 persen pelayanan air minum, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen sanitasi layak. Akan tetapi Wako Riza optimis Payakumbuh bisa mencapai pelayanan air minum 100 persen pada tahun 2017.

Walikota Riza Falepi,  berharap MCK plus ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik. Walikota juga menghimbau agar warga Parik Rantang meninggalkan kebiasaan buang air besar ke tabek atau kolam ikan atau ke pinggir sungai.

Harapan yang sama juga dikemukakan anggota DPRD Marhidayandi dan Kadis PU Marta Minanda. Bahkan Marhidayandi meminta jamban darurat di atas kolam yang masih terlihat disisi MCK Plus dibongkar. Pada kesempatan itu Kadis PU Marta Minanda mengingatkan pengelolaan dan pemeliharaan MCK plus adalah yang terpenting dan paling sulit dilaksanakan.

“Karena itu diperlukan kesadaran kita bersama untuk menjaga dan merawatnya”, tegas Marta.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*