Kembangkan Pertanian dan Peternakan IPB Lirik Payakumbuh

Ketua LPPM IPB menyerahkan naskah kerjasama kepada Sekdako H. Benni Warlis, di Balaikota, Jumat.

Ketua LPPM IPB menyerahkan naskah kerjasama kepada Sekdako H. Benni Warlis, di Balaikota, Jumat.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Institut Pertanian Bogor jalin kerjasama dengan Pemko Payakumbuh dalam bidang pertanian dan peternakan. Petani dan peternak kota ini akan bergairah, dengan turut sertanya tenaga ahli IPB dalam membina usaha pertanian dan peternakan di Kota Batiah ke depan.

Kerjasama Pemko Payakumbuh dengan IPB itu, disepakati dalam rapat konsolidasi dan rapat koordinasi yang digelar di aula Balaikota Payakumbuh, Jumat (9/12). Rapat dipimpin Sekdako H. Benni Warlis itu, dihadiri Asisten II H. Amriul, Asisten III H. Iqbal Bermawi dan pimpinan SKPD terkait. Juga hadir Ir. H. Zadri Hamzah, selaku pemerhati pertanian dan peternakan di Luak Limopuluah ini.

Dari  IPB hadir Ketua  LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Dr. Prastowo, dengan sejumlah anggota, sepert  Prof. Drh. Agip Suproyogi, Dr. Yon Fitnet, Drh. Fajar Satria, Prof. dr.Iswandi Amas, Bonjah Istiaji dan Gilang Rustita Alda. Ketua LPPM IPB Prastowo menjelaskan, bahwa kerjasama itu  tindak lanjut Lokakarya Pengabdian Masyarakat LPPM IPB bersama staf Bappeda dan Dinas Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan serta Dinas Peternakan dan Perikanan, September lalu.

Tercatat 9 bentuk kerjasama yang ditawarkan IPB kepada Pemko Payakumbuh. Namun,  yang disepakati program Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) dan tiga bentuk usaha pertanian lainnya. Lewat SPR pihak IPB akan mendampingi pemko dalam pengembangan  peternakan dan pertanian Payakumbuh.

Sekdako Payakumbuh Benni Warlis, menyambut positif kerjasama bidang peternakan dan pertanian itu. Keinginan IPB, katanya, sudah sesuai dengan RPJMD Payakumbuh 2012-2017. Karena itu, kepada pihak SKPD terkait, dingatkan sekdako untuk mengaplikasikan kerjasama tersebut, dalam rangka peningkatan populasi ternak di Payakumbuh tegasnya.

Menurut Prastowo, pihak IPB nantinya, juga  akan melakukan kegiatan  IPB Goes To Field,  Automatic Weather Station (AWS) dan  Collaborative Innovation Centre (CIC). Sentra-sentra produksi akan dikawal, dengan menurunkan  dan melakukan penelitian aksi, pendampingan,  klinik pertanian, konsultasi, kerja lapang dan pengembangan agribisnis. Sistem produksi yang modern dan optimal, akan diperoleh dari kerjasama tersebut, ungkapnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*