Kemendag Pantau Ketersedian Barang Di Pasar Raya Padang

Padang-today.com – Kementarian Perdagangan (Kemendag) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Raya Padang untuk mengecek harga kebutuhan pokok dan memastikan ketersedian barang menjelang bulan puasa Ramadhan.

    “Kita ingin melihat sejauh mana ketersedian barang dan pemantauan harga di jual pedagang menjelang bulan puasa,”kata Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Internasional, Dody Edward ketika sidak di Padang.

     Ia menjelaskan,dari hasil kelapangan yakni di Pasar Raya Padang saat inj harga masih stabil bahkan ada beberapa barang mengalami penurunan yang dijual sejumlah pedagang.

    “Hingga saat ini belum ada kenaikan harga menjelang bulan puasa Ramadhan,”ungkapnya.

    Masyarakat untuk tidak perlu resah soal harga masih stabil dan paskon barang masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aksi borong barang,jika ada aksi borong ini akan memicu kelangkaan dan kenaikan harga barang,”jelasnya.

    Kemendag mengakui setiap menyambut bulan puasa barang mengalami kenaikan permuntaan.
Namun jika barang cukup di pasaran harga bakalan tidak naik.

     “Pemerintah menjamin stok barang tersedia agar harga barang tidak mengalami kenaikan,”imbuhnya.
Sementara itu Gubernur Sumbar,Irwan Prayitno menyatakan,Pemprov bersama kemendag untuk melihat harga di pasar.

     “Sekarang memantau stok dan serta memantau harga barang di Pasar Raya Padang,”katanya.

    Dari hasil pemantauan di Pasar Raya sekarangan stok barang masih cukup dan harga stabil. Harga cabe,bawang,beras tidak mengalami kenaikan signifikan.

     “Mudah-mudahan kondisi ini tetap sampai lebaran idul fitri,”imbuhnya.

     Tempat terpisah Fery Pedagang beras menyatakan harga beras yang dijual di toko tidak mengalami kenaikan.

     “Sekarang ini harga masih stabil seperti Beras jenis premium seperti IR 42 dijual Rp11.000 per kg, stok mencukupi,”katanya.

Hal sama juga dikatakan Ado pedagang daging,untuk harga daging tidak mengalami kenaikan baik daging impor maupun daging lokal.

     “Untuk daging impor di jual Rp85.000 per kg,sedangkan daging lokal Rp 110.000 per kg, untuk pasokan masih cukup,”katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*