Kementerian Sosial Merencanakan Pemberdayaan Suku Anak Dalam Melalui Sistem Hunian Tetap

Ilustrasi Suku Anak Dalam

Ilustrasi Suku Anak Dalam

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Kementerian Sosial merencanakan pemberdayaan suku Anak Dalam yang yang tinggal di kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) di Jambi. Pemberdayaan suku pedalaman ini ditempuh dengan memberikan hunian tetap kepada mereka.

“Salah satu program konkret Kemensos adalah model pemberdayaan melalui sistem hunian tetap,” kata Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kemensos Hartono Laras.

Dia mengatakan hunian akan disesuaikan dengan daya dukung alam di Jambi. Terlebih daya dukung alam kian menurun akibat alih fungsi lahan.

“Kita harus mempersiapkan ini secara matang karena mereka punya tradisi sendiri dan saat ini daya dukung alam sudah berubah,” katanya.

Menurut Hartono, rencana ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada Suku Anak Dalam. Dia juga mengatakan rencana tersebut langkah tindak lanjut menyusul tindakan advokasi dan perawatan terhadap Suku Anak Dalam atau orang rimba yang sakit dan 11 meninggal dunia diduga akibat kelaparan.

Sebelumnya sebelas Orang Rimba yang tinggal di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Dua Belas, Jambi ditemukan mati kelaparan. Diduga salah satu penyebabnya karena semakin lahan hutan tempat mereka menggantungkan hidup semakin sempit.

Dugaan ini ditemukan oleh Komunitas Konservasi Indonesia (KKI) Warung Informasi Konservasi (Warsi) Jambi. Robert Aritonang dari komunitas tersebut bahkan menyebut di antara sebelas suku Rimba yang tewas di antaranya anak-anak.

(ary/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*