Kendaraan sebagai Penguasa Kehidupan

Riska Madona Sary

Riska Madona Sary

Advertisements

Oleh Riska Madona Sary

(Email: riska_madonasary@yahoo.com)

Kendaraan adalah suatu alat transportasi berbahan bakar bensin yang diciptakan manusia untuk mempermudah kehidupan. Jarang sekali kita menemukan manusia dalam kehidupan sehari-harinya tidak menggunakan kendaraan. Tanpa kendaraan sepertinya hidup manusia bisa hampa karena pada saat sekarang ini kendaraan telah menjadi kebutuhan primer bagi manusia.

Seperti yang diberitakan oleh Badan Pusat Statistik tahun 2014 yang menunjukkan perkembangan jumlah kendaraan bermotor dari tahun 1987 sampai tahun 2013. Berfokus pada peningkatan impor kendaraan dari tahun 2011 sampai 2013, rata-rata peningkatan jumlah impor kendaraan tiap tahunnya kurang lebih sekitar 33,3%. Hal ini menunjukkan tingginya budaya konsumtif masyarakat akan kendaraan.

Tanpa disadari, secara otomatis kendaraan yang dipergunakan oleh manusia untuk menunjang kehidupannya itu telah menimbulkan dampak yang sangat besar terhadap lingkungan, karena seringnya manusia menggunakan kendaraan saat bepergian yang melewati batas. Manusia lebih sering menggunakan kendaraan tersebut untuk jarak yang relatif dekat, karena manusia berfikiran, Jika masih ada kendaraan mengapa harus berjalan kaki?” Sehingga banyaknya polusi yang dihasilkan oleh penggunaan bensin pada kendaraan tersebut.

Penggunaan kendaraan yang terus-menerus dapat menghasilkan asap yang semakin lama akan memicu pemanasan global dan berujung pada perusakan lingkungan, serta akan menimbulkan berbagai macam dampak lainnya. Semakin banyak manusia menggunakan kendaraan saat bepergian akan mempercepat terjadinya pemanasan global.

Pada saat sekarang ini kita telah merasakan pemanasan global yang dihasilkan oleh asap kendaraan manusia. Asap ini telah mengalahkan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh manusia dan juga makhluk hidup lainnya. Maka dari itu mari kita renungkan, bagaimana jika kita masih menggunakan bahan bakar yang dapat menimbulkan asap berlebihan yang dapat memicu terjadinya pemanasan global?

Mungkin sebelumnya kita tidak pernah berfikir bahwa asap yang dihasilkan oleh kendaraan akan menimbulkan suatu dampak baru bagi kelangsungan hidup kita.

Sebelum mengkaji lebih lanjut tentang pemanasan global sebaiknya kita harus tau apa itu pemanasan global. Pemanasan global dapat diartikan sebagai keadaan di mana suhu bumi semakin panas dari suhu biasanya. Dampak pemanasan global ini antara lain apabila setiap harinya kita terus menerus menghasilkan polusi dengan jumlah yang banyak, maka akan menyebabkan panas yang berkepanjangan dan suhu meningkat drastis. Jika cuaca terus-menerus panas maka terjadinya kekeringan, otomatis tanaman ikut mati ataupun gersang karna air adalah kebutuhan pokok dari tumbuhan untuk tetap hidup. Jika tanaman telah banyak mati maka hilanglah mata pencarian masyarakat yang bergantung pada air, seperti lahan padi yang membutuhkan air untuk tumbuh. Jika padi telah gersang maka tidak akan ada beras yang dihasilkan, sehingga manusia banyak yang kelaparan.

Selain itu masyarakat yang bekerja bergantung pada air akan mencari cara lain untuk bertahan hidup. Banyak di antara mereka yang menghalalkan berbagai macam cara seperti dengan melakukan penebangan hutan secara liar untuk dijual agar dapat mencukupi kebutuhan hidup mereka. Memang hasil penebangan hutan secara liar itu dapat menunjang kehidupan mereka. Namun konsekuensinya adalah ancaman hutan akan gundul, sehingga tidak ada lagi yang bisa menghasilkan oksigen dalam jumlah besar. Seperti yang kita ketahui bahwa sumber oksigen terbesar itu adalah hutan.

Selain hal tersebut  pemanasan global juga berdampak pada mencairnya es di kutub, sehingga es yang mencair tersebut akan mengalir ke laut yang akan membuat pulau-pulau kecil disekitarnya tenggelam karena volume air laut setiap tahun selalu meningkat. Hal-hal di atas hanya sebagian besar dari dampak pemanasan global yang dihasilkan dari asap kendaraan dan dampaknya otomatis akan dirasakan oleh manusia itu sendiri.

Oleh karena itu kita sebagai orang yang telah mengetahui akan parahnya dampak pemanasan global tersebut harus mencari cara bagaimana agar pemanasan global serta dampaknya bisa berkurang. Oleh pemerintah, perlu dilakukan sosialisasi akan dampak pemanasan global itu sendiri. Juga perlu membatasi jumlah kendaraan yang ada, seperti melakukan pengurangan kapasitas impor kendaraan. Terhadap lingkungan, perlu dilakukan penanaman pohon baru untuk penghijauan, memperkuat peraturan atau undang undang yang mengatur tentang pelarangan melakukan penebangan pohon secara ilegal, serta menambah jumlah penjagaan hutan oleh polisi hutan.

Oleh masyarakat sendiri, diperlukan kesadaran untuk membiasakan berjalan kaki untuk bepergian pada tempat yang relatif dekat. Selain untuk mencegahan terjadinya pemanasan global, juga baik untuk kesehatan.

Jadi, kita harus mendukung cara-cara pemerintah untuk mengurangi dampak dari pemanasan global tersebut, serta jadilah masyarakat yang peduli akan lingkungan. “Karna kalau bukan diri sendiri yang memulai, siapa lagi?”*

*Penulis merupakan mahasiswi Hubungan Internasional, Universitas Andalas. Berasal dari Kota Bukittinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*